Hal tersebut diungkapkan Pj Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan saat membuka sosialisasi pembinaan statistik sektoral bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung di Mutiara Hotel Kota Bandung, Rabu 28 Agustus 2024.
"Data yang akurat dan terintegrasi ini menjadi landasan utama dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Kita membuat rancangan teknokratik ini data yang harus menjadi landasan. Maka penting pengolahan data yang baik dan benar dengan pengolahan data melalui statistik yang akurat dan terintegrasi," katanya.
Untuk itu, Pemkot Bandung terus berkomitmen membina dan memperkuat aparatur untuk menyajikan data yang akurat dan terintegrasi dengan melakukan pembinaan berkelanjutan kepada 60 perangkat daerah
"Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, data yang dihasilkan tidak hanya akurat tetapi juga relevan menjawab persoalan kekinian," ujarnya.
Pembinaan ini, lanjutnya, juga merupakan upaya membangun sinergi antar instansi pemerintah, akademi dan masyarakat dalam pengelolaan data. Data ini penting untuk melihat persoalan Kota Bandung dari berbagai sektor.
"Dengan komitmen memperkuat statistik data sektoral maka akan menghasilkan kebijakan yang tepat pula untuk Kota Bandung semakin maju," ungkapnya.
Samiran mengatakan, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kota Bandung telah mencapai 3,02 dan merupakan salah satu pemerintah daerah dengan nilai IPS tertinggi tingkat Kabupaten/Kota dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.
"Kita harapkan IPS nya semakin baik data yang dihasilkan juga semakin baik sehingga menunjang perencanaan pembangunan Kota Bandung," ungkapnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri seluruh perangkat daerah dan kecamatan di Kota Bandung. (rob)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar