Subscribe Us


 

Warga Keluhkan Pelayanan UPTD Puskesmas Sukahaji Bandung, Pengurusan UHC untuk Istri Hendak Melahirkan Disebut Ditunda


MEDIASAKSINEWS | BANDUNG – Pelayanan di UPTD Puskesmas Sukahaji, Kota Bandung, menjadi sorotan setelah seorang warga mengeluhkan pelayanan yang dinilainya kurang responsif ketika hendak mengurus kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) untuk istrinya yang sedang mengalami kondisi hendak melahirkan.

UPTD Puskesmas Sukahaji berlokasi di Jalan H. Zakaria Belakang No. 24, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat.

Menurut keterangan warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, dirinya mendatangi Puskesmas Sukahaji untuk mengurus keperluan UHC karena kondisi istrinya yang sedang mengalami kesakitan dan membutuhkan penanganan menjelang persalinan, Kamis (06/08/2026).

Namun, warga tersebut mengaku mendapatkan jawaban dari salah seorang petugas bahwa pengurusan tersebut tidak dapat dilakukan pada hari itu dan diminta untuk kembali pada keesokan harinya.

Kondisi tersebut membuat warga mengaku panik dan kecewa. Menurutnya, saat itu yang dibutuhkan adalah kepastian mengenai penanganan kesehatan istrinya, terlebih kondisi persalinan membutuhkan perhatian dan tindakan medis yang tepat.

“Saya datang untuk mengurus UHC karena kondisi istri saya sudah kesakitan dan mau melahirkan. Tetapi saya mendapat jawaban tidak bisa hari ini dan diminta datang besok,” ujar warga tersebut kepada awak media melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.»

Warga mempertanyakan respons pelayanan tersebut karena menurutnya kondisi pasien yang sedang menghadapi proses persalinan seharusnya mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai tingkat kegawatdaruratannya.

Ia juga mengaku bahwa persoalan pelayanan di Puskesmas tersebut bukan kali pertama dirasakan masyarakat. Berdasarkan pengakuannya, sejumlah warga disebut pernah mengeluhkan sikap pelayanan yang dinilai kurang ramah, terkesan acuh, serta kurang responsif terhadap kebutuhan pasien.

Meski demikian, keluhan tersebut masih merupakan keterangan dari warga dan perlu mendapatkan klarifikasi dari pihak UPTD Puskesmas Sukahaji maupun Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Dalam pelayanan kesehatan, kondisi pasien harus menjadi perhatian utama. Apabila seorang pasien berada dalam kondisi gawat darurat, penanganan medis semestinya didasarkan pada tingkat kegawatdaruratan pasien, bukan semata-mata pada persoalan administrasi.

Persoalan administrasi kepesertaan jaminan kesehatan seperti UHC juga perlu dijelaskan secara transparan kepada masyarakat, termasuk mengenai persyaratan, mekanisme aktivasi, serta apakah kondisi pasien memenuhi ketentuan pelayanan yang dapat diproses pada saat itu.

Keluhan warga ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya pelayanan publik yang cepat, ramah, komunikatif, dan responsif, khususnya pada sektor kesehatan yang menyangkut keselamatan masyarakat.

Warga berharap Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan dapat melakukan evaluasi terhadap pelayanan di tingkat puskesmas, terutama terkait mekanisme pelayanan bagi masyarakat yang datang dalam kondisi membutuhkan penanganan segera.

Masyarakat juga diharapkan dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi apabila menemukan pelayanan yang dinilai tidak sesuai standar, sehingga setiap laporan dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti secara objektif.**


Posting Komentar

0 Komentar