Menurutnya, Kota Bandung punya bekal positif menyambut gelaran pesta demokrasi lima tahunan ini berkaca pada data dan fakta Pemilu 2019 lalu.
"Kita punya pondasi yang sangat baik. Ada 87 persen pemilih pada di tengah heterogenitas dan pluralisme yang ada di sini. Fakta dan data ini harus kita pertahankan," ujar Ema.
Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih pemula di Kota Bandung. Seperti diketahui, siswa usia sekolah SMA/sederajat merupakan kalangan pemilih pemula dalam Pemilu dan Pilkada.
Selain itu, Ema berpesan agar seluruh pihak menjaga situasi konduaif selama penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
"Situasi kondusif merupakan hal fundamental yang perlu hadir. Oleh karena itu mari kita jaga," pesannya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberi pemahaman dan meningkatkan kesadaran pemilih pemula yang direpresentasikan oleh guru PKN di level SMA/Sederajat se-Kota Bandung.
"Semoga terjadi peningkatan kesadaran pada pemilih pemula, yang berdampak pada peningkatan partisipasi pemilih di Kota Bandung," ujar Bambang.
Sebagai informasi, kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta, yang berasal dari perwakilan guru PKN di level SMA/Sederajat se-Kota Bandung. **
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
Tim Redaksi






0 Komentar