Menurutnya, tiga aspek tadi merupakan infrastruktur yang menunjang kenyamanan bagi masyarakat Kota Bandung. Sehingga, revitalisasi serta perawatan menjadi hal yang perlu diupayakan.
Ia berharap, dalam waktu dekat, revitalisasi infrastruktur serta ruang terbuka ini segera diupayakan.
“Ketiganya jadi prioritas. Kami harap PJU semua berfungsi untuk rasa aman dan estetika kota. Infrastruktur lain seperti trotoar dan taman tematik juga. Itu yang perlu kita percepat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi memastikan, Pemkot Bandung berkomitmen terus memelihara taman-taman di Kota Bandung dalam kondisi terjaga. Khususnya 29 taman tematik yang ada.
Adapun pada 2024, Rizki menyebut beberapa taman di Kota Bandung memerlukan revitalisasi. Seperti misalnya Taman Alun-alun dan Supratman.
“Ada hal yang selama ini belum tersentuh, sehingga kita juga perlu lakukan perbaikan atau revitalisasi,” ujarnya.
Ia mencontohkan, revitalisasi di Taman Alun-alun diperlukan untuk menjaga kualitas taman, serta menunjang juga ruang basemen yang kini menjadi tempat berjualan PKL.
Setelah melalui mekanisme perencanaan, ia berharap nantinya revitalisasi ruang publik ini dapat selesai pada 2024.
“Tentu ada mekanisme perencanaan dan tentunya kami harapkan di 2024 ini selesai,” pungkasnya.**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
Red.






0 Komentar