Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menyampaikan, menurut data terbaru dari Disdukcapil Kota Bandung, jumlah pemilih pemula yang terdaftar mengalami peningkatan signifikan.
Namun, sekitar 6.000 pemilih pemula diketahui belum melakukan perekaman e-KTP, yang menjadi syarat utama untuk dapat menggunakan hak pilih pada Pilkada Serentak mendatang
"Kami mengundang para pengajar hari ini agar mereka dapat menginventarisasi siswa-siswa yang akan berusia 17 tahun dan berkoordinasi dengan kecamatan setempat untuk menjadwalkan perekaman e-KTP,” tambahnya.
Asep juga menyampaikan untuk memastikan semua pemilih pemula mendapatkan kesempatan yang sama, Disdukcapil Kota Bandung juga menggelar layanan perekaman e-KTP secara mobile di berbagai lokasi yang membutuhkan, terutama sekolah-sekolah yang memiliki jumlah siswa pemilih pemula cukup besar.
“Layanan ini akan terus berjalan hingga hari pemilihan,” katanya.
“Mari kita jaga Pilkada Serentak ini agar tetap damai, aman, dan kondusif. Pada 27 November, mari kita berbondong-bondong ke TPS untuk menyalurkan aspirasi politik kita,” pesan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat, terutama para pemilih pemula, dapat berpartisipasi aktif dalam Pilkada Serentak, guna memilih pemimpin yang akan membawa Kota Bandung lebih maju dalam lima tahun ke depan," pungkasnya.(ziz)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar