Hal itu diungkapkan Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, saat meninjau TPST Tegallega, Rabu 23 Oktober 2024.
"Informasi dari proyeknya, paling cepat 2 minggu ini selesai. Namun dirapatkan dulu. Oleh karenanya kami undang PPK, kontraktor dan konsultan. Kita bahas apa yang bisa didorong Pemkot Bandung untuk percepatan," ujar Koswara.
Untuk diketahui, TPST Tegallega memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 25 ton per hari. Jenis sampah yang diolah di sini merupakan sampah-sampah organik dari dedaunan taman.
Dari total sekitar 170 rit, Pemkot Bandung menargetkan jumlah ritase turun hingga 140. Sebagai pelengkap, sejumlah Rencana Aksi Pengurangan Sampah Beberapa langkah konkret yang akan diambil antara lain:
2. Optimalisasi TPS3R di lima lokasi: Kebon Jeruk, Maleer, Cibatu, Subang, dan Pasar Gedebage, dengan kapasitas 1 ton sampah per hari.
3. Pemanfaatan mesin gibrig di tujuh TPS: Panjunan, Babakan Sari, Kobana, Ciwastra, Indramayu, Dago Bengkok, dan Ence Azis.
4. Pengoperasian TPST baru di dua lokasi, Tegalega dan Nyengseret.
5. Penggunaan teknologi pengolahan sampah di TPST Batununggal.
6. Optimalisasi pengelolaan sampah berdasarkan klaster: pendidikan, kesehatan, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, perkantoran, pasar, dan tempat ibadah.
7. Kerja sama dengan Sesko TNI AD dalam pengelolaan sampah.
8. Penggunaan mesin motah di beberapa lokasi untuk mempercepat proses pengelolaan sampah.
Beberapa TPST yang akan dikembangkan antara lain:
1. TPST Tegalega
2. TPST Nyengseret
3. TPST Cicukang
4. TPST Babakan Siliwangi
5. TPST Batununggal Indah
6. TPST Ence Azis
7. TPST Indramayu
8. TPST Gedebage.(ray)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar