"Maju sebagai calon Ketum Partai Bulan Bintang (PBB), saya merasa terpanggil dan prihatin dengan kondisi PBB yang semakin terpuruk. Kondisi inilah yang menjadi dasar untuk kembali memegang peran penting di partai berbasis Islam dengan penduduk mayoritas. "Kata Tatang Zaenudin.
Seharusnya lanjut dia, partai berlambang bintang dan bulan ini bisa mendulang suara dan atau menjadi partai besar yang bisa bersaing dengan partai Nasionalis lainnya.
Merujuk hasil penjaringan suara tahun 2024 kemaren, Tatang Zaenudin menyebut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin saat memimpin rapat pleno terbuka telah membacakan delapan partai yang lolos ke parlemen untuk periode lima tahun ke depan, yaitu;
1. PDI-P dengan jumlah 110 kursi;
2. Golkar dengan 102 kursi;
3. Gerindra dengan 86 kursi;
4. NasDem dengan 69 kursi;
5. PKB dengan 68 kursi;
6. PKS dengan 53 kursi;
7. PAN dengan 48 kursi, dan;
8. Partai Demokrat dengan 44 kursi.
"Untuk Partai Bulan Bintang (PBB) tahun lalu hanya memperoleh 484.487 suara, hal itulah yang membuat saya miris dan harus melakukan perubahan manajemen partai sekaligus membuka jaringan yang lebih solid kedepan jika suara pemilihan nanti saya terpilih menjadi Ketua Umum Partai PBB. "Tegas Tatang Zaenudin.
"Saya merasa optimis jika terpilih menjadi ketua umum partai bulan bintang periode 2025 - 2030, karena banyak gagasan dan ide cemerlang yang akan saya realisasikan, salah satunya menjalin kerjasama kepada pihak pemerintah seperti halnya ketika saya menjabat sebagai Kepala Deputi Basarnas dan bukan hanya di pemerintah pusat tetapi juga sampai ketingkat desa. "Bebernya.
"Di Muktamar PBB ke VI yang diselenggarakan di Denpasar Bali pada tanggal 13 - 15 Januari 2025, saya berharap terlaksana secara transparan, jujur dan bermartabat. "Pungkasnya.**







0 Komentar