Dalam suasana hangat, Farhan mengawali sambutannya dengan mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin" kepada seluruh peserta apel.
Farhan menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh ASN dan jajaran Forkopimda yang telah menjaga Kota Bandung kondusif selama masa libur Idulfitri.
“Ini semua berkat kolaborasi luar biasa dari ASN, OPD, camat, lurah, dan juga TNI serta Polri,” ujarnya.
Halal Bihalal kali ini, menurut Farhan, bukan sekadar seremoni. Momen ini sebagai simbol semangat untuk membuka hati, memperkuat kolaborasi, dan memperbaiki komunikasi lintas sektor.
Ia menambahkan, semangat ini harus diterjemahkan dalam pelayanan kepada masyarakat yang lebih humanis dan profesional. Friksi yang mungkin terjadi sebelumnya harus diselesaikan dengan kepala dingin dan hati terbuka.
“Bandung hanya bisa dijaga oleh semangat kebersamaan,” tegasnya.
Farhan juga mengingatkan pentingnya sikap egaliter dalam birokrasi dan pemerintahan.
“Semangat Idulfitri harus menjadikan kita sebagai pelayan masyarakat yang rendah hati, bukan hanya sekadar penegak aturan,” tuturnya.
“Tidak ada libur tambahan, tidak ada kelonggaran. Kita langsung kerja seperti biasa, karena pelayanan kepada masyarakat tak bisa ditunda,” kata Farhan.
Farhan mengajak seluruh ASN untuk menjaga integritas dan menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal perbaikan kinerja dan penguatan kolaborasi.
“Mari kita mulai dari nol. Buang ego sektoral, fokus pada prioritas utama, dan jaga Kota Bandung agar tetap unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis,” pintanya. (rob)**
Sumber; Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar