Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Kabinda Jawa Barat, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, para Ketua Fraksi Partai Politik Jawa Barat, Pejabat Utama Pemprov Jabar, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Barat.
Sebagai mantan aktivis mahasiswa, Gubernur mengibaratkan aksi mahasiswa di Bandung sebagai bagian dari kenakalan remaja yang bisa menjadi bekal untuk masa depan.
“Kalau tidak nakal, tidak akan jadi pejabat di kemudian hari,” ujar Gubernur Jabar.
Dalam setiap aksi tentu ada yang sekadar “nakal tanpa kriminal” seperti melempar, dan ada pula yang sudah masuk kategori “nakal kriminal” karena membawa senjata atau menggunakan narkoba.
Forum tersebut digelar dengan tujuan menyerap aspirasi mahasiswa yang belakangan kerap melakukan demonstrasi, baik di depan Gedung Sate maupun DPRD Provinsi Jawa Barat. Melalui forum ini, diharapkan lahir solusi dan rekomendasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BEM se-Jawa Barat menyampaikan sejumlah isu dan tuntutan selanjutnya aspirasi-aspirasi tersebut ditanggapi secara langsung oleh Gubernur, Ketua DPRD Jabar, serta pejabat terkait, dan akan ditindaklanjuti dalam bentuk rekomendasi resmi kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.***
Red Hms.





0 Komentar