Hal itu diungkapkan BPS Kota Bandung dalam Berita Resmi Statistik, Senin, 5 Januari 2026
Secara month-to-month (m-to-m), pada Desember 2025 Kota Bandung mengalami inflasi sebesar 0,51 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,64 persen, namun lebih tinggi dari inflasi Jawa Barat sebesar 0,43 persen.
Sedangkan secara year-to-date (y-to-d), inflasi Kota Bandung selama Januari–Desember 2025 tercatat sebesar 2,69 persen.
Capaian ini lebih rendah dari inflasi nasional (2,92 persen) dan sedikit lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat (2,63 persen).
Di tingkat Jawa Barat, inflasi Kota Bandung tercatat sebagai terendah kelima pada 2025 .
Dari sisi pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel Kota Bandung pada November 2025 mencapai 58,86 persen. TPK hotel bintang tercatat 63,84 persen, sementara hotel nonbintang 40,36 persen.
Untuk rata-rata lama tamu menginap, Kota Bandung mencatat 1,48 malam. Rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,10 malam, sedangkan tamu domestik 1,47 malam.
Berdasarkan klasifikasi hotel, rata-rata lama menginap di hotel bintang sebesar 1,53 malam, sementara di hotel nonbintang 1,23 malam.
Wisnus terbanyak berasal dari provinsi di luar Jawa Barat, dengan porsi mencapai 24,48 persen dari total kunjungan.
BPS Kota Bandung menilai capaian ini menunjukkan daya tahan ekonomi daerah yang cukup baik, dengan inflasi yang terjaga serta sektor pariwisata dan perhotelan yang terus bergerak positif sepanjang 2025, terutama didorong oleh mobilitas masyarakat dan tingginya minat kunjungan ke Kota Bandung. (red)**
Sumber; Diskominfo Kota Bandung







0 Komentar