Kegiatan ini diikuti sekitar 13.000 peserta dan berlangsung meriah dengan melibatkan kru, penyiar, serta komunitas pendengar setia radio tersebut.
Dalam sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi atas konsistensi Radio Cakra yang dinilainya tetap dekat dengan masyarakat di tengah perkembangan media digital.
Ia menuturkan, radio masih memiliki tempat penting sebagai media komunikasi publik yang relevan dan membangun kedekatan sosial.
“Di hari Minggu pagi ini saya mengucapkan semangat terus untuk seluruh kru dan penyiar Radio Cakra, serta seluruh pencinta Radio Cakra,” ujar Farhan.
Menurutnya, eksistensi Radio Cakra tidak hanya terlihat dari siaran, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan ruang interaksi langsung melalui berbagai kegiatan komunitas.
Event jalan sehat ini menjadi bukti, radio mampu menjembatani hubungan antara penyiar dan masyarakat secara nyata.
Farhan menilai tingginya partisipasi warga menunjukkan bahwa ekosistem dunia penyiaran di Kota Bandung masih hidup dan berkembang.
Ia menyebut keberhasilan menghadirkan ribuan peserta di ruang publik seperti Lapangan Tegallega menjadi indikator kuat bahwa radio tetap memiliki daya tarik sosial dan ekonomi.
“Kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa radio tidak berhenti pada dunia siaran, tetapi juga membuka peluang interaksi langsung dengan masyarakat. Ini membuktikan ekosistem penyiaran di Bandung masih sangat kuat,” katanya.
Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-13 untuk Radio Cakra dan berharap media tersebut terus berkembang menjadi salah satu radio terdepan di Kota Bandung.
Farhan menyatakan kebanggaannya terhadap kontribusi Radio Cakra dalam membangun industri penyiaran sekaligus menciptakan ruang hiburan yang sehat bagi warga.
Festival tersebut menghadirkan berbagai hiburan, interaksi dengan penyiar populer, serta dukungan dari berbagai mitra usaha.
Suasana kebersamaan yang tercipta memperlihatkan antusiasme masyarakat sekaligus memperkuat posisi radio sebagai media yang mampu menggerakkan komunitas.
Melalui momentum peringatan HUT ini, Pemerintah Kota Bandung berharap kolaborasi antara media dan masyarakat terus terjalin, sehingga radio tetap menjadi sarana komunikasi publik yang inklusif, edukatif, dan menghibur. (red)*
Sumber; Diskominfo Kota Bandung



0 Komentar