Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu, 12 April 2026 pukul 19.00 WIB ini diprediksi akan dipadati ribuan bobotoh yang siap memberikan dukungan langsung bagi Maung Bandung.
Kasatpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menyampaikan bahwa antusiasme bobotoh merupakan kekuatan besar bagi Persib. Namun, ia meminta dukungan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk yang positif, tertib, dan tetap mengutamakan keselamatan.
Ia memastikan, Satpol PP akan turut mendukung pengamanan pertandingan dengan menurunkan sekitar 40 personel yang disebar di dua titik utama, yakni zona Sapan dan Cimincrang.
“Insyaallah Satpol PP akan menggerakkan kurang lebih 40 personel yang terbagi di dua zona, yaitu zona Sapan 20 orang dan zona Cimincrang 20 orang. Tugas mereka melakukan pemeriksaan body checking, termasuk barang bawaan dan tiket penonton,” jelasnya.
“Bagi para penonton yang tidak membawa tiket atau memakai tiket palsu jangan coba-coba datang. Kami bekerja sama dengan Polrestabes, Kodim, dan unsur pengamanan lainnya. Kami akan tegas, mereka tidak akan diperbolehkan masuk,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar bobotoh tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, minuman keras, maupun obat-obatan terlarang. Seluruh barang bawaan akan diperiksa secara ketat oleh petugas.
“Mohon maaf kepada para penonton, pasti akan kami periksa barang bawaannya dan kesiapan tiketnya. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran pertandingan,” katanya.
Dukungan penuh dari bobotoh diyakini akan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Namun, Pemkot Bandung menekankan bahwa dukungan tersebut harus disalurkan secara positif dan tertib.
Lebih lanjut, Bambang juga mengimbau para bobotoh untuk tidak melakukan konvoi usai pertandingan, serta tetap menjaga keselamatan saat perjalanan pulang.
“Kami menghimbau kepada seluruh penonton, terutama bobotoh, saat meninggalkan stadion agar tetap tertib. Tidak perlu melakukan konvoi. Pulanglah ke rumah masing-masing dengan aman. Yang paling pokok adalah jaga keselamatan,” ujarnya. (red)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar