Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kegiatan hobi, tetapi juga mencerminkan adanya ikatan batin antara pemilik dan hewan peliharaan.
“Ini bukan sekadar hitung-hitungan ekonomi, tetapi lebih dari itu, ada ikatan batin di dalamnya. Saya sangat mengagumi acara ini,” ujar Farhan.
“Kami di Kota Bandung memandang hal ini penting. Untuk menjaga higienitas kehidupan manusia, maka hewan peliharaan harus dalam keadaan sehat,” katanya.
Farhan menambahkan, pengembangan hobi di bidang pet care juga memberikan dampak luas, mulai dari aspek ekonomi hingga sosial.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menunjukkan komitmen terhadap kesehatan dan perawatan hewan peliharaan.
“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, karena telah menunjukkan komitmen luar biasa terhadap kesehatan hewan peliharaan,” katanya.
Farhan juga menyambut para peserta yang datang ke Kota Bandung serta berharap mereka dapat meraih hasil terbaik dalam kompetisi.
“Selamat datang di Kota Bandung. Saya berharap Bapak dan Ibu dapat meraih gelar terbaik untuk kucing kesayangannya,” tuturnya.
Kegiatan ini mengusung konsep catwalk, di mana kucing ditampilkan layaknya model dengan penilaian mencakup kondisi fisik, kesehatan, grooming, hingga karakter.
Selain kompetisi, acara ini juga menjadi wadah interaksi antara komunitas pecinta kucing, breeder, serta pelaku industri pet care.
Kehadiran acara ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem pet care sekaligus memperkuat posisi Kota Bandung sebagai kota kreatif dan destinasi event berskala internasional. (red)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar