Subscribe Us


 

WALIKOTA BANDUNG DIMINTA SEGERA TURUN TANGAN! Sampah Menumpuk Sebulan di Cipamokolan, Bau Menyesakkan, Banjir Mengintai.


MEDIASAKSINEWS | Bandung, MALAPETAKA kini nyata terjadi di depan mata publik. Tumpukan sampah yang menjulang tinggi dan sudah berusia lebih dari satu bulan di kawasan Bypass Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, tepatnya di samping RS Al Islam dan persis di depan kantor BBWS Provinsi Jawa Barat, kini berubah menjadi sumber penderitaan yang tak tertahankan bagi warga, (6 April 2026)

Apa yang seharusnya menjadi jalur vital yang bersih dan representatif, kini berubah menjadi "kawasan neraka" yang memilukan. Bau busuk yang menyengat bukan lagi sekadar gangguan biasa, melainkan penyiksaan bagi hidung dan paru-paru setiap orang yang harus berlalu-lalang di lokasi tersebut. Pemandangan yang menjijikkan ini terus bertambah banyak, menggunung, tanpa ada tanda-tanda sedikitpun akan segera diangkut atau ditangani secara maksimal.

Warga tak hanya merasa terganggu, mereka kini menderita. Aktivitas sehari-hari terganggu parah, bahkan aroma tak sedap itu kerap merembes masuk ke dalam rumah-rumah warga sekitar.


BOM WAKTU MELedak: Banjir Siap Menghantam.

Situasi ini semakin mengkhawatirkan dan berada di ambang bahaya yang nyata. Musim hujan sudah mengetuk pintu, namun tumpukan sampah raksasa ini justru menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Warga kini gemetar ketakutan. Jika hujan deras turun, sampah-sampah plastik dan limbah ini dipastikan akan menyumbat saluran air, gorong-gorong, dan sungai di sekitarnya. Banjir bandang dan genangan air kotor bukan lagi sekadar ancaman, melainkan kepastian yang menanti jika Walikota Bandung tidak segera mengambil tindakan drastis mulai detik ini juga!

Selain ancaman banjir, tumpukan sampah ini juga menjadi sarang penyakit, tempat berkembang biaknya lalat dan kuman, yang siap menyerang kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

WARGA JERIT: KAMI SUDAH TIDAK TAHAN LAGI!

Rasa kecewa dan amarah masyarakat kini memuncak. Mereka menatap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan harapan yang mulai pudar dan rasa kecewa yang mendalam. Warga tidak lagi mau mendengar janji manis, mereka menuntut tindakan nyata di lapangan!

Kami sudah tidak tahan lagi! Sudah sebulan lebih begini, bau nya sampai masuk ke dalam rumah, mengganggu tidur dan makan kami. Kami berharap Bapak Walikota Bandung benar-benar serius, turun tangan langsung, dan selesaikan masalah ini sebelum semuanya terlambat dan menjadi bencana besar," keluh salah satu warga dengan nada emosional dan penuh keputusasaan.

Hingga saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung dinilai masih berjalan di tempat. Belum ada solusi konkret yang terlihat jelas di lapangan untuk membereskan tumpukan sampah yang kian hari kian menggunung ini. Padahal, kebersihan adalah cermin dari kinerja pemerintahan yang baik.


Hanya Sosialisasi Tidak Cukup! Warga Minta Aksi Nyata!

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyatakan bahwa masalah sampah memang masih menjadi fokus penanganan, meskipun saat ini tidak lagi menempati urutan pertama masalah utama kota. Pemerintah terus mengampanyekan program Kang Pisma (Kurangi, Pisahkan, Olah Sampah) agar warga disiplin memilah sampah dari rumah.

NAMUN, warga berteriak lantang: EDUKASI SAJA TIDAK CUKUP!

Masyarakat sangat sadar pentingnya menjaga kebersihan dan memilah sampah. Tapi, jika fasilitas pengangkutan tidak memadai, truk sampah jarang datang, dan akses ke TPA Sarimukti tidak lancar, maka semua program indah itu hanya akan menjadi wacana kosong yang tertimbun tumpukan sampah.

Warga mendesak Walikota Bandung untuk segera melakukan langkah ekstrem:

Kerahkan seluruh armada untuk mengangkut sampah di titik krisis ini SEKARANG!

Pastikan kelancaran distribusi ke TPA Sarimukti tanpa hambatan.

Berikan solusi permanen, bukan hanya penanganan sesaat saat ada laporan.

Kota Bandung yang dikenal sebagai Kota Kembang tidak pantas dicemari tumpukan sampah yang memalukan, apalagi di lokasi strategis seperti depan instansi pemerintah dan rumah sakit.

Waktu terus berjalan, hujan siap turun, dan warga terus menderita...

BAPAK WALIKOTA, TOLONG SEGERA BERTINDAK! Jangan biarkan Bandung tenggelam dalam kotoran dan air bah! 





( Red )

Posting Komentar

0 Komentar