Subscribe Us


 

DPRD Kota Bandung Dorong Mitigasi Risiko Menyeluruh untuk Pembangunan Gedung Inspektorat dan RSUD


MEDIASAKSINEWS | Bandung – DPRD Kota Bandung menegaskan pentingnya pemetaan dan mitigasi risiko secara menyeluruh dalam rencana pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Gedung RSUD Kota Bandung. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci agar proyek strategis pemerintah daerah dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek hukum, kualitas, maupun akuntabilitas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Mitigasi Risiko Proses Pelaksanaan Pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Gedung RSUD Kota Bandung yang digelar di Hotel Shakti Bandung, pada hari Kamis (23/7/2026). Kegiatan dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung bersama unsur Pemerintah Kota Bandung, akademisi, tenaga ahli, serta para pemangku kepentingan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., menegaskan bahwa forum tersebut harus menghasilkan langkah konkret berupa matriks pemetaan risiko yang memuat pembagian tugas, strategi pencegahan, hingga mekanisme penyelesaian apabila muncul kendala selama proses pembangunan.

Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian bersama, yakni risiko administrasi dan hukum, risiko teknis serta mutu konstruksi, dan potensi keterlambatan maupun pembengkakan biaya proyek. Seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pengadaan, pelelangan hingga pelaksanaan kontrak tahun jamak, harus disiapkan secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun temuan audit di kemudian hari.

Selain itu, pembangunan Gedung RSUD dan Gedung Inspektorat tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga harus mampu menghadirkan fasilitas publik yang aman, berkualitas, dan mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

DPRD juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah. Inspektorat Daerah diharapkan menjalankan fungsi pengawasan sebagai early warning system guna memastikan seluruh proses pembangunan berlangsung transparan dan akuntabel. Sementara Dinas Kesehatan bersama RSUD Kota Bandung diminta menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama proses pembangunan berlangsung.

Melalui forum tersebut, DPRD Kota Bandung menegaskan akan terus menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan guna memastikan pembangunan kedua fasilitas strategis tersebut terlaksana tepat waktu, tepat mutu, tepat anggaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Bandung.**




Sumber; HumasDPRD 

Redaksi 

Posting Komentar

0 Komentar