Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan pelanggaran terhadap ketentuan yang diatur dalam Permen Nomor 2 Tahun 2013 Pasal 32, serta dugaan pembiaran terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak proyek.
Ketua Umum JSI, Nanang Jaenudin, menegaskan bahwa pihaknya menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian pekerjaan konstruksi yang seharusnya menjadi perhatian serius Pejabat Pembuat Komitmen selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pengendalian pelaksanaan proyek.
"Kami menilai telah terjadi pembiaran atau sikap tutup mata terhadap pekerjaan yang diduga tidak mengikuti spesifikasi teknis. Karena itu, kami meminta Dirjen Kementerian terkait untuk mengevaluasi dan mencopot PPK yang bertanggung jawab atas proyek tersebut," ujar Nanang.
Selain meminta pencopotan PPK, JSI dan PITBUL'S juga mendesak agar pembangunan TPST Lewukeris yang dikerjakan oleh PT Gala Tama dengan nilai kontrak sebesar Rp59.280.731.295 dihentikan sementara sampai dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak berwenang.
Menurut mereka, penghentian sementara diperlukan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan teknis, administrasi, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan potensi kerugian negara maupun permasalahan di kemudian hari.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, JSI dan PITBUL'S akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat pada Jumat, 24 Juli 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Aksi tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 500 peserta dengan sasaran penyampaian aspirasi kepada Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah II Provinsi Jawa Barat.
Dalam pemberitahuan aksi yang disampaikan kepada pihak berwenang, kedua organisasi menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan hak konstitusional warga negara sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Ketua Umum PITBUL'S, Cepi Bungsu, ST, mengatakan pihaknya berharap Kementerian melalui Direktorat Jenderal terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek TPST Lewukeris.
"Kami ingin persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat agar seluruh proses pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan," katanya.
JSI dan PITBUL'S menyatakan akan terus mengawal perkembangan proyek tersebut hingga adanya tindak lanjut dari pihak kementerian maupun instansi terkait atas berbagai temuan dan aspirasi yang mereka sampaikan.***
Redaksi



0 Komentar