Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Bandung periode 2023–2027, A.H. Kisnandar, yang akrab disapa Asmara Hayu Kisnandar. Menurutnya, semangat gotong royong yang tumbuh saat perayaan Agustusan seharusnya terus dipelihara dan tidak hanya muncul setahun sekali.
"Merayakan Agustusan di tengah masyarakat bisa dijadikan contoh agar kebersamaan terus berkesinambungan dan tidak hanya dirasakan satu tahun sekali," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kisnandar juga menyampaikan sumbangsih pemikirannya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung mengenai upaya mewujudkan Kota Bandung yang lebih tenteram, harmonis, dan sejahtera.
Menurutnya, kunci membangun Kota Bandung sebenarnya sederhana, yakni apabila pemimpin daerah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mendekatkan diri kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah, yaitu RT dan RW.
Ia menilai, kepala daerah perlu lebih sering turun langsung menemui warga untuk mendengarkan aspirasi mereka, kemudian menyaring dan mengimplementasikan kebutuhan yang benar-benar berdampak positif bagi lingkungan.
"Aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan fasilitas berkumpul, sarana olahraga, tempat ibadah, maupun fasilitas lainnya harus didengar dan diwujudkan. Setelah berjalan, program tersebut juga harus terus didampingi, jangan ditinggalkan begitu saja," katanya.
Kisnandar juga menegaskan pentingnya menghilangkan sekat antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, kedekatan antara pemimpin daerah dengan warga akan melahirkan rasa saling memiliki dan tanggung jawab bersama dalam membangun Kota Bandung.
Ia berpandangan bahwa urusan administratif telah ditangani oleh perangkat daerah mulai dari kepala dinas, camat hingga lurah. Karena itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota seharusnya lebih banyak hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat hubungan sosial dan menyerap aspirasi secara langsung.
Lebih lanjut, Kisnandar meyakini bahwa apabila basis masyarakat di tingkat RT dan RW semakin kokoh, maka Kota Bandung akan menjadi kota yang lebih aman, lebih sejahtera, serta mampu menekan angka kriminalitas dan kemiskinan. Selain itu, potensi generasi muda di bidang olahraga, seni, budaya, maupun kegiatan positif lainnya dapat tersalurkan dengan baik.
"Yang terpenting adalah terus berupaya. Mengupayakan sesuatu akan jauh lebih baik daripada tidak berupaya sama sekali," pungkasnya.
Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui perayaan HUT Kemerdekaan RI diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Bandung yang aman, nyaman, dan semakin maju.**
Redaksi



0 Komentar