Subscribe Us


 

Terima Jaket Langsung dari Ketum PKN, Rizky Prasetya Handani Tegaskan Komitmen Memimpin DPC PKN Kota Bandung


MEDIASAKSINEWS | JAKARTA — Ketua DPC Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Bandung, Rizky Prasetya Handani, S.E., M.M., melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan DPP PKN di Kantor Pimpinan Nasional (DPP) PKN, Jakarta Pusat, pada 6 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rizky diperkenalkan sebagai pimpinan baru DPC PKN Kota Bandung dan mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Ketua Umum DPP PKN, I Gede Pasek Suardika, S.H., M.H.

Salah satu momen penting dalam pertemuan tersebut adalah ketika Ketua Umum PKN secara langsung memberikan jaket PKN kepada Rizky. Pemberian jaket itu menjadi simbol kepercayaan sekaligus mandat bagi Rizky untuk menjalankan amanah kepemimpinan di tingkat Kota Bandung.

Rizky hadir sebagai pimpinan DPC PKN Kota Bandung dengan didampingi Ketua DPD PKN Jawa Barat, Humar Dani. Pertemuan tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan DPP PKN, termasuk Ketua Harian DPP PKN, Faisal.


Sebelum bertemu Ketua Umum, Rizky terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal DPP PKN, Dr. Sri Mulyono, S.Sos., M.M. Dalam kesempatan tersebut, Rizky memperkenalkan diri sekaligus meminta arahan dan wejangan terkait langkah-langkah penguatan organisasi di tingkat cabang.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari konsolidasi organisasi, kaderisasi, penguatan struktur kepengurusan hingga upaya membangun komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.

Saat bertemu Ketua Umum, Rizky kemudian diperkenalkan oleh Ketua DPD PKN Jawa Barat sebagai Ketua DPC PKN Kota Bandung yang baru. Ia juga menyampaikan gambaran mengenai program kerja serta kesiapan struktur kepengurusan yang akan dijalankan di Kota Bandung.

Namun, bagi Rizky, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda organisasi. Ia secara khusus meminta wejangan, nasihat, arahan, serta doa restu dari Ketua Umum untuk menjalankan amanah sebagai pimpinan PKN di Kota Bandung.

«“Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin DPC PKN Kota Bandung. Kepercayaan ini bukan hanya sebuah posisi, tetapi merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan komitmen bersama seluruh pengurus serta kader,” ujar Rizky.»

Menurut Rizky, kepemimpinan di tingkat cabang tidak dapat berjalan sendiri. Soliditas pengurus, keterlibatan kader, serta komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi.

Karena itu, berbagai arahan yang diperoleh dari jajaran pimpinan DPP PKN akan menjadi bekal untuk diteruskan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader DPC PKN Kota Bandung.

«“Saya ingin membawa semangat dan arahan dari para pimpinan DPP ini kepada seluruh pengurus dan kader DPC PKN Kota Bandung. Kita harus membangun organisasi dengan semangat kebersamaan, bekerja secara nyata, hadir di tengah masyarakat, dan menjaga marwah organisasi,” tambahnya.»


Jaket PKN Simbol Kepercayaan dan Mandat

Pemberian jaket PKN oleh Ketua Umum I Gede Pasek Suardika menjadi salah satu momentum yang paling berkesan dalam pertemuan tersebut.

Bagi Rizky, jaket tersebut bukan sekadar atribut organisasi. Jaket PKN menjadi simbol kepercayaan, mandat, dan tanggung jawab yang harus dijalankan dalam memimpin DPC PKN Kota Bandung.

Momentum tersebut kemudian diabadikan dalam foto bersama jajaran pimpinan PKN. Rizky tampak berada di tengah jajaran pimpinan sebagai bagian dari momentum konsolidasi antara struktur pusat, provinsi, dan cabang.

Pertemuan itu sekaligus memperlihatkan pentingnya komunikasi antara pimpinan DPP dengan jajaran kepengurusan di daerah dalam memperkuat organisasi.

Siap Membawa PKN Kota Bandung Lebih Dekat dengan Masyarakat

Usai mendapat arahan dari jajaran pimpinan DPP, Rizky menegaskan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Ketua DPC PKN Kota Bandung.

Ia menyatakan akan mendorong organisasi yang terbuka, komunikatif, kolaboratif, dan dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya hadir ketika momentum politik berlangsung. Organisasi politik harus mampu mendengar aspirasi masyarakat, membangun kebermanfaatan, serta mendorong kader agar dapat memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

«“Bagi saya, kepemimpinan bukan tentang berada di depan untuk dilihat, tetapi berada di tengah untuk mendengar, bekerja bersama, dan memastikan organisasi memberikan manfaat. Saya ingin PKN Kota Bandung menjadi rumah bersama bagi pengurus dan kader untuk bertumbuh, sekaligus menjadi bagian dari masyarakat Kota Bandung,” ungkap Rizky.»

Ke depan, Rizky menyatakan siap melakukan konsolidasi internal, memperkuat struktur organisasi, membangun kaderisasi, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat di Kota Bandung.

Pertemuan dengan jajaran pimpinan DPP PKN di Jakarta tersebut menjadi momentum awal bagi Rizky untuk membawa semangat baru dalam menjalankan kepemimpinannya di DPC PKN Kota Bandung.

Dari mandat menjadi gerakan, dari kepercayaan menjadi kerja nyata, dan dari organisasi menjadi kebermanfaatan bagi masyarakat.**




Redaksi 

Posting Komentar

0 Komentar