Ketua DPD LDII Kota Bandung, Edi Sunandar menerangkan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari Bagian Pendidikan Keagamaan DPD LDII Kota Bandung untuk meningkatkan peran generasi muda dalam bidang agama.
Jenis lomba yang dikompetisikan antara lain lomba kaligrafi, tahfiz, tausyiah, dan azan.
Ia menjelaskan, latar belakang acara ini sebagai bentuk kepedulian dan respon LDII dalam menyikapi perkembangan teknologi dan informasi.
Terlebih, menurutnya, muatan agama di sekolah semakin minim. Sangat tidak sebanding dengan potensi kerusakan moral dan akhlak yang berkembang belakangan ini.
"Hal ini dijelaskan Rasulullah dalam sebuah hadis: Tidaklah suatu zaman datang melainkan zaman setelahnya lebih buruk dari zaman sebelumnya," terangnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang turut membuka acara Festival Generasi Islam menyampaikan, LDII telah menjadi mitra yang strategis untuk menghadirkan visi selaras dengan tujuan Kota Bandung.
Apalagi, saat ini Kota Bandung sebanyak 70 persen merupakan usia produktif yang mayoritasnya dari generasi muda. Namun, ia mengakui jika salah satu persoalan besar di Kota Bandung adalah narkoba.
Salah satu peserta, Nur Alena Putri yang berusia 9 tahun mengikuti kategori lomba tausyiah. Ia merupakan salah satu perwakilan dari Kecamatan Bandung Kulon.
"Persiapannya hafalin tausyiah, intonasinya juga diingat-ingat. Nanti akan bawakan tausiyah tentang jujur. Mudah-mudahan bisa tampilkan yang terbaik," kata Alena.**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
Tim Redaksi








0 Komentar