Alifa panggilan akrab Nur ALifa Maulida memiliki kecintaan dan bakat terhadap seni tari Jaipong sejak usia 3 tahun, melihat bakat tari jaipong kedua orang tua Nur Alifa Maulida menyalurkan anaknya untuk berlatih di sanggar seni di Wiilayahnya.
”Karena melihat kecintaan terhadap seni tari, sebagai orang tua harus mendukungan. Oleh karena itu, ananda Alifa dimasukan ke Sanggar seni jaipong wangi sundana,” jelas Hendar Suhendar, Kamis (21/12/2023).
Menurutnya, Alifa merupakan anak pertama sering menonton seni tari baik secara langsung atau melalui pemutran musik jaipong di rumah dan anaknya menjadi keinginan bisa tari.
Kedua orang tua Alifa awalnya merasa heran anaknya memiliki keinginan untuk menekunin seni tari, padahal tidak memiliki garis keluarga yang suka atau bisa menari.
”Awalnya heran, anaknya berkeinginan bisa menari, Karena tidak ada keluarga yang bisa atau pernah menari. Karena menyukai dan menekuni seni tari merupakan kegiatan posistif, ya kami masuk ke sanggar tari,” jelasnya
Bakat seni tari jaipongnya, pada usia 5 tahun berhasil menyabet beberapa gelar tropi juara Kabupaten Bandung Barat.Selain di Kabupaten Bandung sebanyak dua kali juara di luar kab BAndung barat, kata Hendar, beberapa prestasi ia dapatkan seperti di Kabupaten Bandung lomba pasanggiri dapat juara ke satu. Di Kota Bandung Melalui Ajang perlombaan yang diadakan Disbudpar dapat juara ke dua juga mengalahkan tuan rumah .
“ Hendar Suhendar selaku orang tuanya berharap Alifa mendapat perhatian dari pemerintah setempat melalui disbudpar maupun dinas terkait Kabupaten Bandung Barat untuk turut mendukung dan memotivasi semoga kedepannya lebih berprestasi dan dapat mengharumkan pemerintah kabupaten bandung barat melalui seni budaya jaipongan.” tandasnya.**
Liputan: Hendar S
Tim Redaksi



0 Komentar