Sebanyak 50 warga Kecamatan Mandalajati juga dikukuhkan menjadi pengurus di Kampung Siaga Bencana. Mereka akan mengemban tanggung jawab semacam divisi, antara lain: evakuasi, dapur umum, logistik, hunian sementara.
"Kami berharap, dengan jumlah penduduk Kota Bandung yang hampir menyentuh 2,6 juta, 30 Kecamatan, 151 Kelurahan, maka ini cikal bakal. Di setiap Kecamatan perlu dibentuk mitigasi dan simulasi penanganan bencana. Basisnya masyarakat," ujar Bambang saat mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana Mandalajati, Sabtu 13 Juli 2024.
"Kecamatan Mandalajati dikukuhkan sebagai Kampung Siaga Bencana. 29 Kecamatan lainnya harus belajar bersama. Kami sudah berkomunikasi dengan jajaran Forkopimda, dan kami sepakat, persoalan bencana adalah tanggung jawab bersama," pesan Bambang.
"Sudah sangat layak jika Pemkot Bandung menjadikan Kecamatan Mandalajati sebagai labpratorium penanganan bencana dengan dibentuknya Kampung Siaga Bencana Mandalajati," ujar Soni.
"Selain itu, dapat mengorganisasikan masyarakat terlatih siaga bencana, menjamin terlaksananya kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat yang berkesinambungan, serta mengoptimalkan potensi dan sumberdaya untuk penanggulangan bencana," bebernya.
Sebelum dikukuhkan, ke-50 pengurus Kampung Siaga Bencana Kecamatan Mandalajati telah mengikuti serangkaian kegiatan dari 11—13 Juli 2024. (ray)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar