Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bandung, Wakil Ketua I DPRD, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Kepala Kantor Regional III BKN, jajaran perangkat daerah, serta organisasi pendamping seperti TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan undangan lainnya.
Di antara pejabat yang dilantik, beberapa posisi strategis tercatat menempati kursi baru, antara lain;
• Sigit Iskandar sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,
• Rulli Subhanudin (Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang), dan
• Budi Rahmat Taufik (Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda),
• Bira Gembira (Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda), dan
• Henny Indriani (Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bandung).
Pada kesempatan itu, dilantik juga pejabat lainnya di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, sumpah jabatan bukan hanya disampaikan di hadapan pejabat dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki integritas, loyalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
“Integritas dan loyalitas adalah kunci. Jabatan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan bentuk pengabdian. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jadilah pemimpin yang amanah, jujur, dan setia pada NKRI serta masyarakat yang kita layani,” tegas Farhan.
Ia mengingatkan agar setiap pejabat mengembangkan inovasi, melanjutkan program yang baik dari pendahulu, serta menambahkan nilai baru yang bermanfaat bagi warga.
Farhan juga menyinggung program besar yang akan dijalankan Pemkot Bandung, yaitu persiapan menghadapi bonus demografi.
Pada 2026, pemerintah berencana meluncurkan program insentif kependudukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kartu keluarga, dengan tujuan meningkatkan populasi usia produktif di Bandung.
Di penghujung sambutannya, Wali Kota Bandung mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan perbaikan, bukan sekadar untuk ditanggapi di media sosial.
“Jawab kritik dengan kerja nyata. Bukan personal branding, bukan glorifikasi. Publikasikanlah proses dan hasil kerja yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Farhan menutup sambutan dengan menyerukan agar seluruh pejabat bekerja bersama demi mewujudkan visi Kota Bandung “Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.” (ziz)**
0 Komentar