Taman tersebut diresmikan oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, Jumat 26 Juli 2024.
Sister City merupakan sebuah konsep hubungan sosial antar masyarakat dan budaya dari dua kota dengan daerah atau kota yang secara geografis, adminitratif, dan politik berbeda.
Ia mengungkapkan, hadirnya Sister City Park membuat taman di Kota Bandung bertambah menjadi 601 titik.
"Ini persembahan kami untuk membuat nyaman warga Bandung," ungkapnya.
"Saya yakin ini memberikan dampak positif. Warga di luar Bandung akan berkunjung kesini. Maka saya minta kepada DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk merawatnya," tutur Bambang.
Lebih lanjut Bambang mengatakan hadirnya taman ini pun menambah Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung. Sehingga diharapkan kualitas udara lebih segar.
Di tempat yang sama, Kepala DPKP Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menyampaikan, pembangunan taman tersebut dilaksanakan selama 2 tahap, mulai tahun 2022 - 2023.
Ia menambahkan, terdapat 30 jenis tanaman yang berada di Sister City Park. Mulai dari flamboyan, mahoni, hingga kastuba.
"Warga dapat menikmati dan mendapatkan pengetahuan negara mana saja dan penjelasan kerja sama dengan Pemkot Bandung," ujarnya.
1. Namur (Belanda)
2. Linzou (China)
3. Suwon (Korea Selatan)
4. Yingko (China)
5. Hamamatsu (Jepang)
6. Petaling Jaya (Malaysia)
7. Seoul (Korea Selatan)
8. Kawasaki (Jepang)
9. Braunschweig (Jerman)
10. Foty Worth (Amerika)
11. Toyota (Jepang).(yan)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar