Untuk mendukung pengamanan Pilkada 2024, Kodam III/Slw akan mengerahkan 14.350 personel, 1.171 set alat Pengendalian Huru-Hara (PHH), 107 unit kendaraan roda empat dan 1.022 unit kendaraan roda dua. Seluruh unsur dari Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), Satuan Tempur (Satpur), Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) serta Satuan Intelijen Setiap Saat Siap Bergerak.
Rakor dihadiri Pj. Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Kajati Jabar, Ketua KPU Jabar, Ketua Bawaslu Jabar, Kasdam III/Slw, Irdam III/Slw, PJU Kodam III/Slw, PJU Polda Jabar, Dandim dan Kapolres, Pimpinan Instansi dan Dinas di lingkungan Pemprov Jabar
Pangdam III/Slw dalam arahannya mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Pilkada bisa menjabarkan secara simultan dan mensinergikan semua management strategi yang akan dilaksanakan ditempat masing-masing.
Pangdam juga menekankan bahwa pesta demokrasi di Jawa Barat harus berlangsung dengan meriah tetapi dengan cara-cara yang beradab dan menghilangkan sifat-sifat anarki saat berkampanye.
Dalam penyelenggaraan pengamanan Pilkada menggunakan prinsip kehormatan sebagai dasar serta berpegang teguh kepada tujuan dengan memitigasi ancaman. Aparat tidak boleh mudah terpancing oleh situasi. Aparat juga tidak boleh berpolitik praktis, tetapi Aparat berpolitik dengan mengikuti politik negara.
Sementara itu Pj. Gubernur Jabar menekankan pentingnya deteksi dini dan cegah dini untuk Pilkada yang berkualitas, serta mengajak seluruhnya menjaga integritas, professionalisme dan sinergitas.**
(Uje Hms).
0 Komentar