Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, Eric M. Attauriq menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, ini bukan sekadar seremoni HUT TNI dan HJKB 214, namun merupakan kebutuhan bagi masyarakat Kota Bandung.
Ia juga menginformasikan, saat ini pengolahan sampah di Kota Bandung perlu mendapat perhatian. Pasalnya, titik hilir pengolahan sampah yang berlokasi di TPA Sarimukti dikabarkan akan kembali mengalami pembatasan ritase.
Oleh karenanya, pada kesempatan ini, Eric meminta semua pihak membuka mata dan melanjutkan tren positif pengolahan sampah mandiri.
"Sehingga kegiatan hari ini bukan sebatas perayaan hari jadi, namun bagaimana mengedukasi diri kita sendiri. Termasuk mengajak peran serta unsur masyarakat dari pedagang, untuk bagaimana pengolahan di hulu," imbuhnya.
Ia berharap, kejadian darurat sampah yang pernah menimpa Kota Bandung akibat ditutupnya TPA Sarimukti pada 2023 tidak terulang kembali.
"Saat itu, sekitar 21 hari TPA ditutup, dan kami perlu sembilan bulan untuk menata kembali (terkait angkutan sampah ke TPA). Sehingga jangan sampai hal ini terulang," pesannya.
"Kami dengan pak Dandim mengagendakan Bebersih Pasar di seluruh unit pasar. Harapan kami, ini jadi wujud sinergisitas Perumda Pasar, Pemkot Bandung, serta TNI/Polri. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar serta berkelanjutan," tuturnya.
Bebersih Pasar secara simbolis di Pasar Induk Gedebage ini dihadiri jajaran OPD Pemkot Bandung, aparat kewilayahan, Perumda Pasar Juara, serta unsur TNI/Polri. (ray)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar