Inisiatif ini bertujuan agar tidak ada sampah yang keluar dari sekolah-sekolah di Kota Bandung, sebagai bagian dari langkah pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan menyeluruh.
Herman menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari sekolah.
Gerakan ini diharapkan menjadi contoh yang dapat disosialisasikan lebih luas ke masyarakat.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan pak Pj, Pak Sekda dan semua reng-rengan yang serius bahkan sangat serius menangani permasalahan sampah, Kota Bandung akan mampu mengelola sampahnya dengan baik,” puji Herman.
"Anak-anak akan didorong untuk menjadi duta sampah di lingkungan sekitarnya. Mereka akan belajar dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bijak," tuturnya.
"Pertama, sekolah harus mendidik anak-anak sebagai duta sampah. Kedua, setiap sekolah harus berperan aktif dalam mengelola sampah mereka sendiri. Dan ketiga, manfaat dari pengelolaan sampah di sekolah harus dirasakan oleh lingkungan sekitar, dengan mengajak warga turut serta," jelas Koswara.
Gerakan ini diharapkan dapat mendorong seluruh warga Kota Bandung untuk turut serta dalam pengelolaan sampah.
Gerakan zero waste di sekolah tidak hanya berdampak pada lingkungan sekolah, tetapi juga dapat mempengaruhi perubahan budaya pengelolaan sampah di masyarakat secara luas.(ziz)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
0 Komentar