Upacara dipimpin Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Sebanyak 5.821 peserta hadir langsung dalam upacara tersebut, sebagai bagian dari total 30.018 siswa SPPI Batch-3 yang tersebar di 15 Komando Latihan (Kolat) di seluruh Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran pelatih, instruktur, tenaga pendidik, serta satuan pendidikan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, dan Unhan RI yang telah berperan penting dalam menyukseskan program ini,” ucap Menhan RI.
Program SPPI Batch-3 Tahun Anggaran 2025 terdiri dari dua tahapan utama, yaitu Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) yang dilaksanakan sejak 14 April hingga 11 Juni 2025, dan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajerial pada 12 Juni hingga 12 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan pertahanan nasional yang dilaksanakan secara terintegrasi oleh institusi TNI, Polri, dan Unhan RI.
“SPPI adalah wajah masa depan pertahanan Indonesia. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga kompetensi akademik, penguasaan teknologi, serta kepemimpinan manajerial untuk menghadapi tantangan pertahanan modern,” jelas Menhan.
Komponen Cadangan dari SPPI tersebut diharapkan mampu menjadi elemen strategis dalam memperkuat sistem pertahanan negara, menghadapi berbagai bentuk ancaman multidimensional, baik konvensional maupun non-konvensional.
Sebagai bentuk apresiasi dan unjuk kemampuan, kegiatan penutupan diwarnai dengan berbagai demonstrasi dari para mantan siswa SPPI Batch-3. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Defile dan Kirab Komcad SPPI Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di seputar Kota Cimahi, mencerminkan semangat bela negara dan kesiapan para peserta dalam mengabdi untuk bangsa dan negara di bawah kerangka pertahanan semesta.***
Red Hms.
0 Komentar