Latpraops ini digelar sebagai langkah awal dalam rangka mengamankan turnamen sepak bola berskala nasional yaitu Piala Presiden 2025, yang akan berlangsung pada tanggal 4 hingga 14 Juli 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolresta Bandung, serta personel yang akan terlibat langsung dalam operasi pengamanan.
Karo Ops menegaskan bahwa Piala Presiden merupakan turnamen dengan daya tarik luar biasa, yang melibatkan banyak pihak dan mengundang kedatangan massa dari berbagai daerah. Maka dari itu, pengamanan yang dilakukan tidak hanya harus solid, namun juga terkoordinasi, terlatih, dan profesional.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H juga menyampaikan bahwa Latpraops Garuda Lodaya-2025 bertujuan mempersiapkan strategi komprehensif serta meningkatkan kesiapsiagaan aparat, baik secara teknis maupun taktis. Hal ini penting mengingat kerawanan yang berpotensi muncul tidak hanya dari kerusuhan suporter, tetapi juga ancaman-ancaman lain yang bersifat dinamis.
"Ketiga Manajemen lalu lintas dan antisipasi kemacetan, dengan perencanaan rekayasa lalu lintas yang matang serta
Keempat Kesiapsiagaan darurat, termasuk pemanfaatan teknologi seperti CCTV, drone, dan posko center sebagai sistem kontrol dan monitoring." ujarnya.
Kombes Hendra mengungkapkan bahwa Pengamanan yang dirancang tidak hanya bersifat reaktif, namun juga harus prediktif dan proaktif. "Kita harus siap dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi selama Piala Presiden berlangsung,” tegasnya.
Karo Ops Polda Jabar menyampaikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh peserta latihan yaitu pahami dan kuasai SOP sebagai acuan utama dalam pelaksanaan operasi,
Tingkatkan kewaspadaan juga kesiapan mental dalam menghadapi berbagai situasi serta tampilkan sikap dan etika sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.**
Sumber; Bid Humas Polda Jabar





0 Komentar