Dalam sambutannya, Erwin mengingatkan pentingnya menanamkan nilai moral, akhlak mulia, dan cinta tanah air sejak dini sebagai bekal generasi emas Indonesia.
“Bela negara tidak selalu dengan mengangkat senjata. Cara sederhana bisa dimulai dari belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga lingkungan sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta berperilaku sesuai nilai Pancasila,” ujar Erwin.
Di sisi lain, ia berharap lewat program Pendidikan Karakter ini, siswa mampu menjaga akal sehat agar tidak mudah terpengaruh hoaks, menjaga diri dari perbuatan yang membahayakan, serta merawat fasilitas umum di sekolah.
Program Pendidikan Karakter dengan pendekatan Bela Negara sebelumnya telah dilaksanakan sejumlah sekolah menengah pertama di Kota Bandung.
“Jika melihat ketidakadilan, lawan dengan tiga cara: tanganmu, lisanmu, atau berdoalah kepada Allah. Perbaiki juga salatmu, maka Allah akan memperbaiki kehidupanmu. Banyak-banyaklah bersujud, Insyaallah cita-cita kalian akan terwujud,” tuturnya. (ray)**






0 Komentar