![]() |
| Kepala Dinas Perdagangan melalui Kabid Bina Usaha Y. Wopairi |
Selama periode 1–19 November 2025, Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire mencatat pemasukan sekitar Rp700 juta dari penjualan label resmi. Pemasukan ini menepis anggapan dan rumor di masyarakat bahwa peredaran minuman beralkohol selama ini tidak memberi kontribusi bagi PAD.
Kepala Dinas Perdagangan melalui Kabid Bina Usaha Y. Wopairi menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini berjalan atas dukungan penuh Bupati Nabire, Misak Megai, termasuk dalam penertiban dan pengendalian distribusi minuman beralkohol di wilayah Nabire.
“Labelisasi ini membuktikan bahwa minuman beralkohol yang selama ini dianggap tidak memberikan kontribusi, ternyata dapat menjadi sumber PAD yang besar apabila dikelola dengan baik. Dalam 19 hari pertama, kita sudah menyetor sekitar Rp700 juta,” ungkapnya.
Dibagi Berdasarkan Golongan
Pemberian label dilakukan sesuai golongan minuman:
• Golongan A – Bir (misalnya Bir Bintang)
• Nilai label: sekitar Rp4.000 per botol
• Golongan B – Vodka, anggur, dan sejenisnya Nilai label: Rp2.000 per botol
• Golongan C – Minuman premium seperti Red Label, Captain Morgan, dan lainnya Nilai label: Rp2.000 per botol
Jumlah label yang diterbitkan tidak dibatasi per bulan, melainkan mengikuti volume distribusi resmi dari perusahaan distributor. Semakin besar permintaan distributor, semakin besar pula potensi PAD yang diterima daerah.
Dukungan untuk Peningkatan PAD
Pemerintah daerah mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung penuh kebijakan ini. Selain memastikan peredaran minuman beralkohol lebih tertib dan terkendali, kebijakan ini juga memberikan dampak positif bagi pendapatan daerah.
“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha bersama-sama mendukung berjalannya program labelisasi ini. Pemasukan dari label akan kembali untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Nabire,” tambah Kabid Bina Usaha Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire.
Dengan capaian awal yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Nabire optimistis kebijakan labelisasi minuman beralkohol dapat menjadi salah satu sumber PAD yang stabil dan berkelanjutan.
Ing Elsa Enagonews / Martika Edison Siliwangi News JMi jurnalis media Indonesia/MPAI MYDARLING, Tim Ekspedisi Siliwangi Cinta Alam Indonesia/ EIGER Ekspedisi Merah Putih Indonesia Maju.***



0 Komentar