Aliansi Aktivis Kota Bandung (AAKB) menggelar audiensi dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung guna membahas upaya penanganan pengangguran melalui penguatan edukasi publik tentang pembinaan ketenagakerjaan, sekaligus mendorong sosialisasi nilai-nilai antikorupsi.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Dicky Wishnu menegaskan bahwa edukasi publik memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja.
“Edukasi ketenagakerjaan perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki keterampilan dan pemahaman yang memadai. Selain itu, nilai-nilai antikorupsi juga penting disosialisasikan dalam setiap lini pelayanan publik,” ujar Sekdis Disnaker Kota Bandung.
Ardi Wibowo. S.Sos,, yang mewakili AAKB menyampaikan bahwa selain persoalan pengangguran, transparansi dan integritas dalam pelayanan ketenagakerjaan juga perlu mendapat perhatian serius. Menurut AAKB, sosialisasi antikorupsi menjadi langkah preventif untuk membangun kepercayaan publik serta memastikan program-program ketenagakerjaan berjalan bersih dan tepat sasaran.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sipil dalam menekan angka pengangguran serta membangun tata kelola ketenagakerjaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kota Bandung.***
Red/Yana.





0 Komentar