Salah satunya adalah pelatihan servis handphone yang digelar di Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon selama tujuh hari, pada 3 - 10 Februari 2026. Program ini menyasar warga tingkat RW sebagai bagian dari realisasi usulan Musrenbang 2025.
Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Nurmalia, Irma mengatakan, pelatihan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari RW 03. Materi pelatihan dirancang dari tingkat dasar hingga lanjutan (basic to pro) agar peserta memiliki bekal keterampilan yang aplikatif.
“Peserta dibekali kemampuan menangani kerusakan ringan seperti konektor dan baterai, hingga penggunaan power supply untuk menghidupkan ponsel yang mati total. Targetnya peserta siap membuka usaha sendiri atau membantu perbaikan ponsel di lingkungan sekitar,” kata Irma di sela-sela pelatihan, Rabu 4 Februari 2026.
Irma menambahkan, program pelatihan ini sejalan dengan tujuan Pemkot Bandung untuk melahirkan wirausaha-wirausaha baru dan menekan angka pengangguran di Kota Bandung.
“Harapan kami, setelah pelatihan peserta bisa lebih mandiri dan mampu menambah penghasilan keluarga. Dengan keterampilan ini warga yang sebelumnya belum bekerja punya peluang membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Salah seorang peserta, Susan Siti Saadah mengaku, pelatihan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Selain menambah keterampilan teknis kegiatan ini juga mempererat kebersamaan warga RW 03.
“Kalau pelatihan seperti ini diperbanyak anak-anak muda bisa punya bekal untuk membuka jasa servis handphone secara serius,” ujar Susan.
Susan juga berharap pelatihan keterampilan terus digulirkan Pemkot Bandung karena berdampak langsung pada peningkatan kapasitas warga dan peluang usaha.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkot, khususnya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, atas program yang dinilainya membantu masyarakat.
“Program pelatihan seperti ini sangat bermanfaat dan bisa ikut mengurangi pengangguran,” tuturnya. (red)**
Sumber; Diskominfo Kota Bandung





0 Komentar