Subscribe Us


 

Aliansi Anti Korupsi Bandung Siap Turun ke Jalan Usai Lebaran, Soroti Transparansi Anggaran dan Dugaan Setoran THR


MEDIASAKSINEWS | Bandung – Aliansi Anti Korupsi Bandung menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa pasca perayaan Idul Fitri 2026. Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk desakan kepada pemerintah daerah agar lebih transparan dalam pengelolaan anggaran, sekaligus menyoroti dugaan adanya praktik setoran Tunjangan Hari Raya (THR) yang melibatkan oknum pejabat, Selasa (17/03/2026).

Koordinator aksi dari Aliansi Anti Korupsi Bandung, Ardi Wibowo menyampaikan bahwa momentum setelah Lebaran dipilih karena dinilai tepat untuk mengingatkan publik dan aparat penegak hukum terkait pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, dugaan praktik setoran THR menjelang hari raya merupakan persoalan serius yang harus diusut secara tuntas.

“Aksi ini adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap transparansi anggaran. Kami juga meminta agar dugaan setoran THR yang mencederai prinsip pemerintahan bersih dapat diinvestigasi secara terbuka,” ujarnya.

Aliansi tersebut juga menuntut adanya audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di sejumlah instansi yang diduga memiliki celah penyimpangan. Mereka menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan hak masyarakat dan wajib dipenuhi oleh setiap penyelenggara negara.

Rencananya, aksi akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aktivis, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas sipil di Kota Bandung. Titik aksi diperkirakan berada di pusat pemerintahan dan kantor instansi terkait, dengan agenda penyampaian aspirasi serta tuntutan secara terbuka.

Selain itu, massa aksi juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan profesional dalam menindaklanjuti setiap laporan dugaan korupsi, tanpa tebang pilih. Mereka berharap langkah ini dapat menjadi peringatan keras bagi para pejabat agar tidak menyalahgunakan kewenangan, terlebih dalam momentum hari besar keagamaan.

Aliansi Anti Korupsi Bandung menegaskan bahwa gerakan ini akan terus berlanjut hingga ada kejelasan dan langkah konkret dari pihak berwenang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.***






Red/Gobin

Posting Komentar

0 Komentar