“Kota Bandung memiliki dinamika yang besar, bukan hanya bagi Jawa Barat tetapi juga secara nasional. Karena itu diperlukan komunikasi yang terintegrasi dan kepemimpinan yang kuat untuk menjaga kota ini tetap aman dan kondusif,” katanya.
Hal itu Farhan lontarkan saat menghadiri perpisahan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dr. Budi Sartono yang digelar di The Grand Lodakara Bandung, Jalan Cicendo No. 29, Kota Bandung, Kamis, 5 Maret 2026.
Menurutnya, selama masa kepemimpinan Budi, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai unsur masyarakat di Kota Bandung terjalin dengan sangat baik.
“Selama ini kita merasakan kekompakan dalam menghadapi berbagai persoalan di Kota Bandung, baik isu yang bersifat politis, sosial, hingga persoalan keamanan. Semua itu dapat kita hadapi bersama berkat komunikasi dan koordinasi yang baik,” ujar Farhan.
Farhan juga mengungkapkan rasa kehilangan atas kepindahan Budi Sartono dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Bandung.
Namun ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus berlanjut meskipun bertugas di tempat yang baru.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Bandung, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pak Budi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kota Bandung,” ujar Asep.
Berbagai upaya yang telah dilakukan Polrestabes Bandung selama ini telah memberikan dampak positif bagi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Ia mengaku sangat terkesan dengan penerimaan dan kerja sama yang diberikan oleh berbagai pihak selama menjalankan tugas di Kota Bandung.
“Saya merasa diterima sebagai bagian dari warga Bandung. Dukungan dari pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh masyarakat sangat membantu kami dalam menjalankan tugas menjaga keamanan kota ini,” ungkapnya.
Budi juga menyoroti perubahan pola komunikasi masyarakat yang kini semakin cepat, terutama melalui media sosial seperti TikTok, sehingga aparat kepolisian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam merespons berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
“Jika selama bertugas ada kata-kata yang keras, itu semata-mata untuk kepentingan tugas. Saya mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,” katanya.
Acara perpisahan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian Kombes Pol Budi Sartono dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. (red)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung









0 Komentar