Ketua Pelaksana, Asdar Sholeh, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya berbagi rezeki, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan doa. Semoga menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Rahmien menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial, melainkan panggilan nurani yang mengingatkan pentingnya berbagi di tengah kesibukan hidup. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW tentang kemuliaan orang yang memelihara anak yatim, seraya menegaskan bahwa mereka adalah cahaya masa depan bangsa yang harus dirangkul, dibimbing, dan diberdayakan.
Apresiasi tinggi turut disampaikan kepada Pemerintah Kota Bandung, BAZNAS Kota Bandung, para donatur, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil. “Dukungan dan keikhlasan Bapak/Ibu sekalian menjadi energi bagi kami untuk terus berjuang menghadirkan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa,” ujar Rahmien.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya kejujuran dan menjauhi gibah dalam kehidupan sehari-hari. Ia kembali menegaskan kemuliaan orang yang memelihara anak yatim, serta mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak mulia tersebut. Sebelum menutup tausiyah, beliau menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim piatu dan memberikan Al-Qur’an kepada beberapa peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar keislaman.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Tawa dan senyum anak-anak yatim serta kaum dhuafa menjadi pemandangan yang menggetarkan hati. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan doa bersama, menandai indahnya kebersamaan dalam berbagi dan menebar kebaikan di bulan penuh berkah ini.***






0 Komentar