Subscribe Us


 

Jalan Rusak Akibat Galian Apjatel Kian Parah, APB: Jangan Hanya Janji!


MEDIASAKSINEWS | Bandung – Kondisi jalan bekas galian kabel di sejumlah titik di Kota Bandung kembali menuai sorotan. Aliansi Pena Bandung (APB) menilai, janji perbaikan yang terus disampaikan pemerintah belum sepenuhnya terealisasi di lapangan.

Kerusakan jalan akibat galian utilitas yang dikerjakan pihak Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) masih ditemukan di berbagai ruas strategis. Sejumlah titik seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Banceuy, hingga Jalan Otto Iskandardinata dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang, permukaan bergelombang, hingga tambalan yang tidak rata.


Koordinator Aliansi Pena Bandung  (APB), Benk-Benk menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, perbaikan yang tidak maksimal justru memperbesar risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor dan pesepeda.

“Ini bukan sekadar soal estetika jalan, tapi menyangkut keselamatan publik. Kami melihat ada pola pembiaran terhadap bekas galian yang seharusnya segera ditangani secara tuntas,” tegasnya.


Sementara itu, Muhammad Farhan selaku Wali Kota Bandung sebelumnya telah memberikan Surat Peringatan Kedua (SP2) kepada pihak pelaksana proyek. Ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan setiap hari dan tidak akan mentoleransi pekerjaan yang dibiarkan terbengkalai.

Pemkot Bandung bahkan mengancam akan memberikan sanksi lebih tegas, termasuk kemungkinan pemutusan jaringan utilitas jika peringatan ketiga (SP3) tidak diindahkan.

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pekerjaan yang belum memenuhi standar. Beberapa ruas jalan yang diklaim telah diperbaiki justru menyisakan permukaan yang tidak rata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.


APB pun mendesak agar Pemerintah Kota Bandung tidak hanya berhenti pada peringatan administratif, tetapi juga memastikan adanya tindakan nyata dan terukur.

“Penegakan aturan harus tegas. Jika tidak, persoalan ini akan terus berulang dan masyarakat yang dirugikan,” tambah Koordinator APB.

Pemkot Bandung sendiri menargetkan perbaikan dan penataan terhadap 17 ruas jalan pada triwulan kedua tahun 2026. Namun, APB menegaskan bahwa keberhasilan proyek utilitas tidak hanya diukur dari kecepatan pengerjaan, melainkan juga dari kualitas hasil akhir dan keselamatan masyarakat.***




Red/(APB).

Posting Komentar

0 Komentar