Subscribe Us


 

VIRAL! Jl. Banda Jadi “Kerajaan Parkir”? Macet Tiap Hari, Siapa yang Bertanggung Jawab?!


MEDIASAKSINEWS | BANDUNG – Kemacetan di Jalan Banda, Kota Bandung, kian hari kian memprihatinkan. Ruas jalan yang seharusnya menjadi jalur penghubung strategis di pusat kota, kini kerap tersendat akibat parkir kendaraan yang memakan badan jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan deretan kendaraan terparkir hampir sepanjang sisi jalan, bahkan pada jam-jam sibuk. Kondisi tersebut membuat lebar jalan menyempit drastis dan memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada akhir pekan dan musim wisuda sekolah.

Tidak hanya pengguna kendaraan, pejalan kaki pun terdampak. Beberapa titik trotoar terlihat tertutup kendaraan parkir, memaksa warga berjalan di badan jalan yang ramai lalu lintas.


Aktivitas Usaha Ikut Disorot

Sejumlah warga menyoroti meningkatnya kepadatan parkir yang diduga berkaitan dengan aktivitas salah satu studio foto di kawasan tersebut. Pada hari-hari tertentu, jumlah kendaraan pengunjung disebut meningkat signifikan.

“Kalau lagi ramai, parkirnya sampai makan setengah jalan. Macetnya bisa panjang,” ujar salah satu pengendara yang melintas.

Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak usaha terkait mengenai pengelolaan parkir bagi pengunjungnya.

Juru Parkir dan Dugaan Parkir Liar

Di lokasi juga terlihat sejumlah juru parkir yang mengatur kendaraan di bahu jalan. Warga mempertanyakan legalitas dan pengawasan terhadap aktivitas parkir tersebut.

“Kalau memang resmi, harusnya ada tanda atau pengelolaan yang jelas. Kalau tidak, ini bisa jadi parkir liar,” kata seorang warga sekitar.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai status perparkiran di kawasan tersebut.


Peran Dinas Perhubungan Dipertanyakan

Masyarakat mendesak agar Dinas Perhubungan Kota Bandung segera melakukan evaluasi dan penertiban bila ditemukan pelanggaran. Mengingat persoalan ini disebut bukan terjadi dalam waktu singkat, warga berharap ada solusi konkret, baik berupa rekayasa lalu lintas, pembatasan parkir, maupun penindakan tegas terhadap pelanggaran.

Sejumlah warga juga berharap Muhammad Farhan dapat turun tangan meninjau langsung kondisi di lapangan guna memastikan fungsi jalan kembali optimal sebagai fasilitas publik.


Jalan Publik Harus Dikembalikan Fungsinya

Pengamat transportasi perkotaan menyebut bahwa pengelolaan parkir yang tidak terkontrol memang kerap menjadi pemicu kemacetan di kawasan komersial. Tanpa manajemen yang baik, aktivitas ekonomi dapat berbenturan dengan kepentingan publik dalam penggunaan ruang jalan.

Warga berharap ada solusi menyeluruh agar aktivitas usaha tetap berjalan, namun tidak mengorbankan kepentingan pengguna jalan lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak usaha yang disebut serta instansi terkait untuk mendapatkan penjelasan dan hak jawab.***




Red

Posting Komentar

0 Komentar