Subscribe Us


 

Aceng Tato Angkat Suara: Taman 3D Turangga Perlu Penataan dan Pemberdayaan Ekonomi


MEDIASAKSINEWS | Bandung – Kondisi Taman 3D yang berada di Jalan Martanegara, RW 09, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, menjadi sorotan. Ruang terbuka publik tersebut dinilai memerlukan perhatian serius karena kurang terawat, minim penerangan, serta persoalan kebersihan yang belum tertangani optimal.

Ketua Umum Keluarga Besar Aceng Tato (KEBAT), Agus Suherman atau yang akrab disapa Aceng Tato, menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut. Ia mendorong adanya langkah konkret untuk menata kembali taman agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, fasilitas umum tidak hanya cukup dijaga, tetapi juga harus mampu memberikan nilai tambah bagi warga sekitar.

“Jika taman ini ditata dengan baik dan dimanfaatkan secara tertib, tentu dampaknya akan sangat positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di RW 09 dan Kelurahan Turangga,” ujar Aceng Tato kepada awak media, Sabtu (2/5/2026).

Sebagai putra daerah, ia menilai ruang publik yang aktif dan produktif dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib.

Aceng Tato juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ketua Karang Taruna RW 09. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat bahwa penataan Taman 3D menjadi kebutuhan mendesak agar kawasan tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal.

Ke depan, pihaknya berencana menjalin koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan untuk menyampaikan aspirasi tersebut. Ia berharap rencana revitalisasi taman mendapat dukungan dari pemerintah serta para pemangku kepentingan lainnya.

Ia juga mendorong pemerintah melalui dinas terkait agar lebih responsif terhadap pengelolaan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), termasuk dalam upaya pemberdayaan UMKM.

“Harapannya, taman ini bisa menjadi contoh bagaimana ruang publik dikelola bersama antara warga dan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Revitalisasi taman berbasis pemberdayaan ekonomi dinilai sejalan dengan pembangunan kota yang mengedepankan partisipasi masyarakat. Selain membuka peluang usaha, penataan ruang publik juga dapat mengurangi kesan kumuh dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.***




Red/(APB).

Posting Komentar

0 Komentar