Sejak awal laga, para atlet langsung menunjukkan performa terbaik mereka. Di kategori boxing, para petinju tampil agresif dengan kombinasi pukulan yang presisi dan strategi matang. Sementara itu, di kelas ultimate striking, pertandingan berlangsung lebih dinamis dengan variasi teknik pukulan dan tendangan yang mengundang decak kagum penonton.
Sorotan utama dalam kejuaraan ini datang dari para atlet Batalyon Infanteri 328 Dirgahayu Kostrad yang bermarkas di Cilodong, Kota Depok. Kontingen ini tampil luar biasa dan berhasil mendominasi podium dengan raihan prestasi membanggakan.
Dua medali emas berhasil diraih oleh:
•™Prada James Napitupulu
• Prada Alan Maulana
Sementara satu medali perak disumbangkan oleh:
• Prada Abner Cristoper
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa para atlet dari Yonif 328 tidak hanya memiliki kekuatan fisik, tetapi juga mental juara serta disiplin tinggi dalam setiap pertandingan.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi penyemangat bagi para atlet muda, khususnya dari wilayah Cilodong dan lingkungan Yonif 328, untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan di dunia olahraga combat.
“Melihat semangat dan kualitas para atlet, kami optimistis olahraga combat seperti boxing dan ultimate striking akan semakin berkembang dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Dengan hasil gemilang ini, Yonif 328 Dirgahayu Kostrad menyatakan kesiapan untuk kembali tampil di ajang kejuaraan berikutnya, termasuk level nasional hingga profesional. Target besar pun dipasang: mencetak lebih banyak juara dan membawa nama daerah serta satuan ke tingkat yang lebih tinggi.
Ajang ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi generasi muda—khususnya para atlet di Cilodong—untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional.***
Red/Pupu.

.jpg)



0 Komentar