Mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade, Melanjutkan Tradisi Juara Menuju Pencak Silat Jabar Istimewa”, Musprov XII tak hanya menyoroti capaian prestasi, tetapi juga menegaskan komitmen regenerasi kepemimpinan dan pembinaan atlet berkelanjutan.
Musprov turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Ketua Umum IPSI Pusat Sumarsono, Pangdam III/Siliwangi Nurul Yaqin, Komandan Kodiklat AD, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Budiana.
“Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus dijaga, dirawat, dan dikembangkan hingga level dunia,” ujarnya.
Sepanjang periode sebelumnya, IPSI Jawa Barat mencatat berbagai capaian, mulai dari prestasi internasional hingga dominasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Tradisi juara tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk menatap target lebih besar, termasuk mendorong pencak silat masuk ke Olimpiade.
Ketua KONI Jawa Barat, Budiana, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan IPSI Jabar yang dinilai solid dan konsisten melahirkan atlet berprestasi. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, pencak silat Jawa Barat akan terus mempertahankan dominasinya.
“Dengan kebersamaan dan kepemimpinan yang kuat, saya yakin silat Jawa Barat akan kembali menjadi juara umum,” tegasnya.
Musprov XII IPSI Jabar pun menjadi titik tolak baru bagi perjalanan pencak silat di Jawa Barat—tak hanya menjaga tradisi juara, tetapi juga menegaskan ambisi besar: membawa silat mendunia hingga ke panggung Olimpiade.***
Red/Jurnalsimediaindonesia.






0 Komentar