Dua sekolah favorit di Kota Bandung, yakni SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung disebut masuk dalam daftar sekolah yang diusulkan menjadi bagian dari program tersebut.
Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, yang menyebutkan bahwa program Sekolah Maung akan diterapkan secara bertahap dengan skema satu SMA unggulan di setiap kabupaten/kota. Namun, Kota Bandung mendapat pengecualian dengan dua sekolah sekaligus.
“Untuk SMA, satu kabupaten/kota satu, kecuali Bandung ada dua, SMA 3 dan 5 pengecualian, kemudian untuk SMK satu cabang dinas itu satu,” ujar Purwanto seperti dikutip dari INFOBANDUNGKOTA yang mengacu pada laporan detikJabar.
Menurutnya, konsep Sekolah Maung bukan sekadar pergantian nama sekolah, melainkan bagian dari branding sekolah unggulan dengan standar pengembangan karakter dan kualitas pendidikan tertentu.
Meski demikian, rencana perubahan nomenklatur atau nama resmi sekolah masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemprov Jabar belum dapat memastikan apakah nama sekolah nantinya benar-benar berubah atau hanya menjadi bagian dari program pendidikan khusus.
“Iya (namanya menjadi Sekolah Maung) nanti kita akan usulkan ke kementerian. Kita kalau diizinkan oleh kementerian akan melakukan itu,” kata Purwanto.
Ia menegaskan, keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat karena program tersebut masih dalam tahap pengusulan dan pembahasan.
“Itu tergantung kementerian, karena ini kan sifatnya program. Apakah dalam bentuk program seperti ini bisa merubah nama atau tidak,” tuturnya.
Program Sekolah Maung sendiri disebut menjadi salah satu upaya Pemprov Jawa Barat dalam membangun sistem pendidikan unggulan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.***
Sumber: INFOBANDUNGKOTA / detikJabar


.jpg)

0 Komentar