Desakan tersebut muncul setelah Atalia menerima laporan melalui Jabar Bantuan Hukum (JBH) terkait seorang pelajar yang menjadi korban pembegalan dan mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Peristiwa itu tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga disebut memengaruhi masa depan dan cita-citanya.
Menurut Atalia, meningkatnya aksi kriminalitas jalanan di Kota Bandung menjadi sinyal bahwa upaya pencegahan harus diperkuat. Ia menyoroti fakta bahwa sejumlah tindak kejahatan kini berani terjadi pada siang hari, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat, Kamis (16/7)
Atalia mendukung pembentukan satuan tugas anti-begal, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta peningkatan patroli rutin oleh aparat keamanan. Ia juga meminta adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Selain itu, Atalia mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi tindak kriminal.
Unggahan yang berisi desakan peningkatan keamanan tersebut mendapat respons luas dari masyarakat. Ribuan komentar warga bermunculan di media sosial, menunjukkan tingginya tingkat kekhawatiran publik terhadap situasi keamanan di Kota Bandung saat ini.***
Redaksi



0 Komentar