Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa Pemkot Bandung telah menunjukkan komitmennya melalui penandatanganan kesepakatan dukungan terhadap sistem pengelolaan sampah regional tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menyiapkan armada pengangkut khusus beserta fasilitas pemilahan sampah sebelum dikirim ke TPPAS Legok Nangka.
Menurut Farhan, seluruh sampah dari Kota Bandung wajib melalui proses pemilahan terlebih dahulu. Setelah itu, sampah akan diangkut menggunakan kendaraan dengan spesifikasi khusus yang dirancang mampu melintasi medan menuju kawasan Legok Nangka.
"Kami telah menyiapkan kendaraan khusus serta lahan pemilahan agar sistem pengiriman sampah berjalan sesuai dengan konsep pengelolaan yang telah dirancang," ujarnya di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Pemkot Bandung diperkirakan akan mengirim sekitar 800 ton sampah setiap hari ke TPPAS Legok Nangka. Karena lokasi fasilitas berada di kawasan dengan kontur berbukit, armada pengangkut harus memiliki kemampuan menanjak yang baik serta sistem pengereman yang memadai demi menjamin keselamatan operasional.
Selain mendukung pengoperasian Legok Nangka, Pemkot Bandung juga menyiapkan perubahan fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti menjadi pusat pengolahan sampah organik. Sampah organik hasil pemilahan nantinya akan diproses menggunakan teknologi yang lebih modern guna meningkatkan nilai manfaat dan mengurangi dampak lingkungan.
Salah satu teknologi yang tengah didorong adalah pemanfaatan gas metana dari sampah organik melalui proses gasifikasi. Teknologi tersebut dinilai mampu menghasilkan energi sekaligus membantu menekan emisi gas rumah kaca dari sektor persampahan.
Farhan juga memastikan bahwa kuota pengiriman sampah Kota Bandung ke TPPAS Legok Nangka tetap mengacu pada perjanjian kerja sama yang telah disepakati sejak tahun 2018, yakni sekitar 800 ton per hari, tanpa adanya perubahan alokasi.
Dengan persiapan armada khusus, pembangunan fasilitas pemilahan, serta optimalisasi pengolahan sampah organik di Sarimukti, Pemerintah Kota Bandung berharap sistem pengelolaan sampah di Bandung Raya menjadi lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di masa mendatang.**
Redaksi



0 Komentar