Subscribe Us


 

Ketua Umum GANN Apresiasi BNN Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri


MEDIASAKSINEWS  | Jakarta, Senin (24/8/2026) — Ketua Umum Yayasan GANN (Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara), Nurfrafyanti Fanny, SH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) dan seluruh aparat penegak hukum atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur laut.


Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pengungkapan kapal hantu yang diduga membawa 2,6 ton sabu cair (metamfetamin) di perairan Kepulauan Riau. Dalam operasi tersebut, sebanyak sembilan anak buah kapal (ABK) diamankan aparat.


Fanny menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa aparat negara bersama seluruh instrumennya terus memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk narkotika, khususnya di wilayah perbatasan dan perairan yang selama ini rentan dimanfaatkan jaringan sindikat narkotika internasional.


Menurutnya, pengungkapan narkotika dalam jumlah fantastis tersebut patut mendapatkan apresiasi dan dukungan dari seluruh komponen masyarakat.


“Pengungkapan ini merupakan langkah strategis dalam melindungi masyarakat dan generasi muda Indonesia. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan seluruh aparat penegak hukum yang telah bekerja keras menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar,” ujar Fanny.


Ia juga menyinggung keberhasilan BNN sebelumnya dalam menggagalkan penyelundupan 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton ketamin di perairan Riau. Dalam pengungkapan tersebut, delapan awak kapal berkewarganegaraan asing turut diamankan.


Fanny menilai dua pengungkapan besar tersebut menunjukkan semakin kuatnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi jaringan peredaran narkotika lintas negara.


“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dan jajaran BNN, berikut juga seluruh instrumen negara yang terlibat dalam operasi pengungkapan 2,6 ton metamfetamin dan sebelumnya 1,3 ton ketamin,” tegasnya.


“Ini adalah prestasi besar yang menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga berjalan dan negara hadir secara konkret. Negara tidak main-main dalam upaya pemberantasan narkotika untuk melindungi masyarakat dari ancaman peredaran zat-zat berbahaya,” lanjut Fanny.


Fanny menegaskan, Yayasan GANN akan terus memberikan dukungan terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memperkuat komitmen nasional mewujudkan Indonesia yang terbebas dari ancaman narkoba.


“Kami tentunya akan selalu memberikan aksi dukungan kepada negara dan seluruh aparat penegak hukum agar semakin memperkuat komitmen nasional untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari ancaman narkoba dan menciptakan generasi muda yang sehat, produktif serta berprestasi untuk bangsa,” katanya.


Fanny sendiri merupakan penerima penghargaan tertinggi dari BNN RI pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022 sebagai komponen masyarakat yang dinilai konsisten dan berkesinambungan membantu pemerintah dalam upaya penanggulangan bahaya narkoba.


Selain mengapresiasi BNN, Fanny juga memberikan penghargaan kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang dinilainya menunjukkan sikap tegas dalam pemberantasan peredaran narkoba di tempat hiburan malam di wilayah Pulau Batam.


“Tidak lupa juga kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri yang dalam waktu relatif beriringan melakukan sikap tegas di tempat hiburan malam Pulau Batam yang notabene menjadi tempat peredaran narkoba secara masif,” pungkas Fanny.**

Posting Komentar

0 Komentar