MEDIASAKSINEWS | BANDUNG — Media massa tidak hanya memiliki peran menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial. Semangat tersebut diwujudkan ELITkita.com melalui kegiatan “Berbagi Al-Qur’an, Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan” di Masjid Al-Mukhlishin, Jalan Sukamenak, Cicadas, Kota Bandung, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan penyaluran Al-Qur’an, santunan, serta meja mengaji kepada penerima manfaat. Agenda ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan anak-anak, santri, dan generasi muda.
Rangkaian kegiatan berlangsung setelah Salat Ashar berjamaah. Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santriwati Khaila Humairaa, kemudian dilanjutkan sambutan pengurus Masjid Al-Mukhlishin, perwakilan RW setempat, serta Pimpinan Redaksi ELITkita.com Atet Hendrewan.
Menurutnya, pemberian Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari upaya memberikan bekal keagamaan kepada generasi muda.
“Semoga kegiatan ini menjadi keberkahan bagi kita semua dan menjadi bekal utama bagi anak-anak kita ke depan, sehingga tumbuh menjadi putra-putri yang saleh dan salehah,” ujarnya.
Perwakilan ELITkita.com menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Semangat berbagi diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
“Semoga acara berbagi Al-Qur’an, berbagi kebahagiaan yang kita lakukan ini terus berjalan,” ungkap perwakilan ELITkita.com.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diajak mendoakan para donatur yang telah berkontribusi dalam penyediaan Al-Qur’an. Pesan motivasi mengenai pentingnya menjaga, membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an turut disampaikan kepada para peserta.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan Al-Qur’an, santunan, dan meja mengaji secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin, S.E., M.Pd.
Selain menyerahkan bantuan, Erwin juga menyampaikan tausiyah dengan tema “Berbagi Al-Qur’an, Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan.”
Dalam tausiyahnya, Erwin mengangkat sejumlah pesan keagamaan, mulai dari keteladanan Rasulullah SAW, pendidikan anak, pembentukan akhlak, hingga pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
Erwin menyampaikan bahwa ajaran yang dibawa Rasulullah Muhammad SAW memberikan perubahan besar dalam kehidupan manusia.
Risalah Islam mengajarkan manusia meninggalkan kemusyrikan menuju tauhid, dari kejahiliyahan menuju ilmu pengetahuan, serta membangun persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, menepati janji dan saling menolong juga menjadi bagian dari ajaran akhlak yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, nilai tersebut dapat menjadi landasan untuk membangun hubungan sosial yang lebih baik, saling menghormati, serta menyelesaikan persoalan melalui cara-cara yang baik.
Salah satu pesan yang disampaikan dalam tausiyah adalah hadis tentang tiga perkara yang pahalanya terus mengalir setelah seseorang meninggal dunia, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.
Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kegiatan berbagi Al-Qur’an.
Al-Qur’an yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi benda yang tersimpan, tetapi dibaca, dipelajari, dipahami, dan diamalkan.
Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan oleh penerima sekaligus menjadi bagian dari amal kebaikan bagi pihak yang memberikan.
Erwin juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi perlu dibangun melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Orang tua dapat memberikan contoh melalui kebiasaan melaksanakan ibadah, berkata jujur, menjaga sopan santun, bersabar, menghormati orang lain, serta membangun kepedulian terhadap sesama.
Anak juga perlu dikenalkan dengan Al-Qur’an sejak dini. Bukan hanya mampu membaca, tetapi juga memahami pesan dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Kasih sayang, komunikasi yang baik, pembiasaan bertanggung jawab, serta batasan yang jelas menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak.
Berikut Cuplikan videonya;
Dalam kegiatan tersebut, Al-Qur’an juga ditekankan sebagai pedoman kehidupan umat Islam.
Al-Qur’an menjadi petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan sekaligus sumber ajaran mengenai akidah, ibadah, akhlak dan berbagai prinsip kehidupan.
Sebagai Al-Furqan, Al-Qur’an dipahami sebagai pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Kandungannya juga memuat nasihat, pelajaran dan hikmah yang dapat menjadi bahan renungan bagi umat.
Karena itu, membaca Al-Qur’an perlu diiringi dengan upaya memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan “Berbagi Al-Qur’an, Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan” yang digagas ELITkita.com pada akhirnya membawa pesan lebih luas tentang pentingnya kolaborasi dalam membangun lingkungan masyarakat yang positif.
Media, masyarakat, tokoh agama, pemerintah, orang tua, guru, serta generasi muda dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
ELITkita.com berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Semangatnya sederhana: berbagi Al-Qur’an bukan hanya memberikan sebuah mushaf, tetapi membuka kesempatan bagi seseorang untuk membaca, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama tamu undangan, panitia, donatur, serta para penerima manfaat.**










0 Komentar