Kegiatan yang didukung melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan Arjuna Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengajak anak-anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai sekaligus mengenalkan kembali berbagai permainan tradisional yang sarat dengan nilai kebersamaan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas permainan zaman dulu yang mengedepankan interaksi langsung, kerja sama, kreativitas, serta aktivitas fisik bersama teman-teman sebaya.
Ia mendukung kegiatan One Day No Gadget sebagai sarana untuk mengingatkan anak-anak bahwa bermain dan bersosialisasi secara langsung juga memiliki manfaat penting bagi tumbuh kembang mereka.
“Yang terpenting bagaimana anak-anak tidak terlalu fokus bermain HP. Mereka perlu berinteraksi, bermain bersama teman-temannya dan mengenal kembali kaulinan zaman dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Arjuna Aep Ruslan, S.Sn., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menciptakan ruang kegiatan positif bagi anak-anak di lingkungan kelurahan.
Di tempat yang sama, Kesos Kelurahan Arjuna, Reno, turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda.
Permainan zaman dulu dinilai tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengandung nilai edukasi, kebersamaan, sportivitas, komunikasi dan gotong royong.
Melalui kegiatan One Day No Gadget dengan Kaulinan Zaman Dulu, Kelurahan Arjuna berharap tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, aktif dan kreatif, sekaligus menjaga keberadaan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, kader PKK, tokoh masyarakat dan warga dalam menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak di wilayah Kelurahan Arjuna.**






0 Komentar