"Kami elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi, pada hari ini hadir dalam sebuah pergerakan untuk bersuara terhadap adanya dugaan permasalahan yang terjadi di Jawa Barat," kata kang Adi Jara., Selaku koordinator UNRAS.
Kedua, usut tuntas Terkait dugaan KKN diBadan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaan (Jaswita) Jawa Barat, Serta audi
tuntutan kepada Gubernur Jawa Barat untuk turun tangan menangani kerugian Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaan (Jaswita) Jawa Barat.
Ketiga audit Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan KewirausahaBadan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaanan (Jaswita) Jawa Barat terkait pembangunan Investasi dipuncuk bogor - Jawa Barat.
1. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung, serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut kepada biro Investasi atas pembangunan di puncak yang di lakukan BUMD Provinsi Jawa Barat PT. JASWITA beserta anak Perusahaan PT.JASWITA untuk menolak investasi pembangunan di Puncak Bogor.
2. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut satuan Audit Internal segera mengaudit pembangunan di puncak Bogor dan untuk bisa di pertanggung jawabkan secara transparan secara publik.
3. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut
DPRD Provinsi Jawa Barat dan PJ Gubernur Provinsi untuk memanggil dan memeriksa BUMD JAWA BARAT PT.JASWITA untuk mempertanggung jawabkan seluruh bidang usahanya dan apabila terbukti melanggar aturan untuk diberikan Sanksi yang Tegas, karena kami duga terindikasi adanya KKN.
4. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat apabila Aspirasi kami tidak ditanggapi dengan baik, maka kami akan datang kembali ke depan kantor BUMD JAWA BARAT PT.JASWITA melakukan aksi bergelombang.
“Kami berharap suara Kami didengar oleh pak PJ Gubernur sebagai Bapak Kami di Jawa Barat, dan dan meminta Gubernur untuk menindaklanjuti dugaan yang kami sampaikan terkait permasalahan yang terjadi di Jawa Barat," pungkasnya.
(red)
0 Komentar