Subscribe Us


 

Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih dan Ormas PPBNI-Satria Banten Beserta Mahasiswa dan Element Masyarakat Jawa Barat Unras di Depan BUMD PT Jaswita.


MEDIASAKSINEWS, Kota Bandung -- Masa yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Masyarakat yang terdiri dari Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung, serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat melaksanakan Aksi Unjuk Rasa (Unras) tepatnya di depan gedung BUMD PT Jaswita Jabar, Jl. Lengkong Besar No.135 - 137, Balonggede, Kec. Regol, Kota Bandung-Jawa Barat, Kamis (15/08/2024).

"Kami elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi, pada hari ini hadir dalam sebuah pergerakan untuk bersuara terhadap adanya dugaan permasalahan yang terjadi di Jawa Barat," kata kang Adi Jara., Selaku koordinator UNRAS.


Adapun permasalahan tersebut dipaparkan oleh Anggi diantaranya, yang pertama Terkait dugaan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Kantor Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaan (Jaswita) Jawa Barat.

Kedua, usut tuntas Terkait dugaan KKN diBadan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaan (Jaswita) Jawa Barat, Serta audi

tuntutan kepada Gubernur Jawa Barat untuk turun tangan menangani kerugian Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaan (Jaswita) Jawa Barat.

Ketiga audit Badan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan KewirausahaBadan Usaha Milik Daerah Jawa Barat (BUMD) PT Jasa dan Kewirausahaanan (Jaswita) Jawa Barat terkait pembangunan Investasi dipuncuk bogor - Jawa Barat.


Adapun isi dari pernyataan sikap aliansi pada aksi dan aksi adalah sebagai berikut :

1. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung, serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut kepada biro Investasi atas pembangunan di puncak yang di lakukan BUMD Provinsi Jawa Barat PT. JASWITA beserta anak Perusahaan PT.JASWITA untuk menolak investasi pembangunan di Puncak Bogor.

2. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut satuan Audit Internal segera mengaudit pembangunan di puncak Bogor dan untuk bisa di pertanggung jawabkan secara transparan secara publik.

3. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat Menuntut 

DPRD Provinsi Jawa Barat dan PJ Gubernur Provinsi untuk memanggil dan memeriksa BUMD JAWA BARAT PT.JASWITA untuk mempertanggung jawabkan seluruh bidang usahanya dan apabila terbukti melanggar aturan untuk diberikan Sanksi yang Tegas, karena kami duga terindikasi adanya KKN.

4. Kami Paguyuban Brader, Garda Gadjah Putih DPC Kota Bandung, PPBNI-SATRIA BANTEN DPC Kota Bandung serta Mahasiswa dan element Masyarakat Jawa Barat apabila Aspirasi kami tidak ditanggapi dengan baik, maka kami akan datang kembali ke depan kantor BUMD JAWA BARAT PT.JASWITA melakukan aksi bergelombang.


"Berdasarkan data yang kami miliki ada beberapa indikasi terkait permasalahan PT Jaswita. Pertama, PT. JASWITA Sebagai BUMD diduga membebani Keuangan Negara. Banyak tenaga kepegawaian yang bekerja di PT. JASWITA diduga tidak profesional di bidangnya serta banyak Oknum yang ada di PT JASWITA diduga menjadi penyebab Kerugian anggaran bagi Provinsi Jawa Barat dan Indonesia," kata Kang Adi Jara.

“Kami berharap suara Kami didengar oleh pak PJ Gubernur sebagai Bapak Kami di Jawa Barat, dan dan meminta Gubernur untuk menindaklanjuti dugaan yang kami sampaikan terkait permasalahan yang terjadi di Jawa Barat," pungkasnya.





(red)



Posting Komentar

0 Komentar