Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta para anggota dewan lainnya dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Bandung.
Menurut Koswara, pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2024 diproyeksikan mencapai Rp 7,43 triliun, meningkat 1,78 persen dari APBD murni 2024. Sementara itu, belanja daerah diperkirakan naik sebesar 5,42 persen, menjadi Rp 8,11 triliun.
Koswara juga menjelaskan, RAPBD 2025 disusun secara berimbang dengan pendapatan dan belanja daerah yang masing-masing mencapai Rp 7,4 triliun. Pendapatan daerah di tahun 2025 mengalami peningkatan 1,45 perse , sementara belanja daerah justru menurun sebesar 4,04 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Kami meminta fraksi-fraksi untuk mempelajari dan mengkaji materi Raperda tersebut, dan pandangan umum fraksi akan disampaikan dalam Rapat Paripurna besok, Jumat, 27 September 2024, pukul 09.30 WIB," kata Asep.
Selain itu, sebagai upaya pencegahan korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah, rapat diakhiri dengan penandatanganan fakta integritas terkait pelaksanaan APBD 2024 dan penyusunan APBD 2025 sesuai pedoman yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dengan pembahasan yang komprehensif dan persetujuan dari DPRD, diharapkan Perubahan APBD 2024 dan APBD 2025 dapat segera disahkan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.(ziz)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung







0 Komentar