MEDIASAKSINEWS | Bandung - Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI) kembali melakukan kegiatan dengan tema Pembekalan penguatan Deep Learning Pada Guru Melalui Metode Follow The Line di Hotel Astrilia jl. Pelajar Pejuang 45 kota Bandung Rabu (23/7/2025).
Kegiatan ini mendapat di hadiri Disdik kota Bandung , Disdik kota Sukabumi, Sumedang Cimahi, serta di Buka oleh Disdik prov. Jawa Barat Dr. Firman Oktora, S. Si, MPd, M. Kom.
Di ikuti Para peserta dari Guru SMP, SD, sekitar 155 orang, mereka begitu antusias mengikuti serta mendengarkan Nara sumber Ustad Farzain, yang membuat metode Follow The Line,
Sementara ketua umum RAPPI Rahmien Liomintono mengatakan, di gelar nya acara sebagai ajang pembuka program GEMMA ( Gerakan Menulis dan Membaca Al Qur'an sebagai bentuk Kepedulian RAPPI terhadap dunia pendidikan, semoga program ini bisa diakomodir oleh pemerintah kota Bandung, ujar nya.
Lebih lanjut Rahmien menjelaskan selama ini capaian dan kontribusi RAPPI Terhadap dunia pendidikan berperan aktif memfasilitasi siswa- siswi yang terancam putus sekolah dengan memberi dukungan serta bantuan berupa, penyediaan biaya pendidikan, bimbingan belajar, memotivasi siwa agar tetap semangat menuntut ilmu.
Serta yang tidak kalah Penting menyelesaikan persoalan penahanan ijazah oleh pihak sekolah semua nya bisa teratasi, " Pungkas Rahmien.
Selain pada pendidikan formal RAPPi juga memiliki berbagai program sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, antarra lain :
• RAPPI Tampan ( Tebar Al Qur'an dimasa pandemi).
• RAPPI khasanah ( Khitanan sosial berjamaah).
• RAPPI Syiar ( Santuni yatim piatu di bulan suci Rhamadhan).
Sementara Apresiasi dari Kepala Bidang GTK Dr. Firman oktora, S.Si, M.Pd.M.Kom .perwakilan dari Disdik Prov. Jawa Barat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada relawan Peduli Pendidikan Indonesia atas inisiatif luar biasa ini. Beliau menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan kualitas pendidikan di Jawa Barat.
Beliau berharap agar pembekalan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis para guru, tetapi juga membangkitkan semangat baru dalam dunia pendidikan. "Dengan adanya acara seperti ini, kita bisa menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Bapak Pirman.
Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para guru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Dinas Pendidikan Jawa Barat terus mendorong adanya inovasi dan kolaborasi seperti ini untuk mendukung pengembangan kualitas pendidikan yang lebih baik.**
(Askum).
0 Komentar