Subscribe Us


 

Gabungan Organisasi Buruh Gelar Kegiatan Diskusi dan Konsolidasi Forum Urun Rembug Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Indonesia


MEDIASAKSINEWS | Jakarta – Gabungan Organisasi Buruh/Pekerja Gelar kegiatan Forum Urun Rembug Nasional Serikat Pekerja/Serikat Buruh menghelat Rapat Akbar Konsolidasi Nasional pada Kamis, 27 November 2025, di D’Maritime Café and Resto, Jakarta Selatan. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi gerakan buruh dalam merespons dinamika ketenagakerjaan yang dinilai semakin kompleks.

Dalam surat undangan resmi bernomor 017/URN/JKT/XI/2025, Forum menyampaikan bahwa situasi ekonomi, politik, dan penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi banyak tantangan. Kondisi tersebut berimbas pada sektor ketenagakerjaan, terlihat dari meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK), bertambahnya pengangguran, hingga ketidakpastian implementasi sejumlah regulasi yang mengatur hak-hak pekerja.

Forum menegaskan bahwa perubahan sosial dan ekonomi yang cepat menuntut gerakan pekerja untuk memperkuat konsolidasi internal agar dapat berperan aktif dalam memberi masukan kebijakan serta menjaga kepentingan buruh. Konsolidasi Nasional ini disiapkan sebagai wadah dialog strategis antara pimpinan serikat pekerja, pakar hukum, dan akademisi.

Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan pandangan, di antaranya:


Feri Amsari sebagai Ahli hukum tata negara, dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas, serta mantan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO). Dalam kesempatan tersebut, Feri Amsari memberikan perspektif mengenai dinamika legislasi ketenagakerjaan serta pentingnya tata kelola hukum yang berpihak pada perlindungan warga negara, termasuk kelompok pekerja.


Disamping itu, Jumhur Hidayat, aktivis pergerakan dan pemberdayaan rakyat yang pernah menjabat sebagai Kepala BNP2TKI. Dengan pengalaman panjang dalam isu pekerja migran dan advokasi sosial, ia menyampaikan pandangan strategis tentang posisi gerakan buruh di tengah perubahan arah pembangunan nasional serta pentingnya menjaga prinsip keadilan sosial dalam kebijakan ketenagakerjaan.

Selain itu, senada dikatakan R. Yadi Suryadi sebagai Ketua Umum Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SBNI) Jawa Barat, dalam sesi pandangannya, menekankan pentingnya persatuan gerakan serikat pekerja sebagai modal utama dalam memperjuangkan hak-hak buruh, memperkuat posisi tawar, dan memastikan isu-isu strategis ketenagakerjaan mendapatkan perhatian pemerintah.

Dalam arah konsolidasi dan tujuan strategis tersebut disepakati pertemuan ini merumuskan agenda strategis yang fokus pada: penguatan koordinasi antar serikat pekerja dan serikat buruh, penyusunan rekomendasi bersama terkait isu-isu perburuhan terkini, perumusan langkah advokasi kebijakan berbasis riset, serta pemantapan sikap organisasi buruh menghadapi dinamika ekonomi dan ketenagakerjaan ke depan.


Forum berharap konsolidasi ini dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat perlindungan pekerja dan kualitas hubungan industrial di Indonesia.

Para inisiator Forum Urun Rembug Nasional dari berbagai konfederasi dan federasi serikat pekerja menandatangani undangan tersebut, sekaligus mengajak seluruh pimpinan organisasi buruh untuk berpartisipasi aktif dalam merumuskan arah gerakan pekerja di tingkat nasional.

Pertemuan ini dipandang sebagai momentum penting bagi gerakan buruh Indonesia untuk bersatu, memperkuat soliditas, dan membangun posisi strategis dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang.***

Posting Komentar

0 Komentar